Bupati Dian Buka Mukerkab PMI 2026, Dorong Program Kemanusiaan Adaptif dan Berdampak

Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si.Dok-IKP/Diskominfo/Prokompim

KabarSunda.com- Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si menegaskan bahwa hakikat pembangunan tidak semata diukur dari infrastruktur maupun capaian angka statistik, melainkan sejauh mana nilai kemanusiaan dapat dimuliakan dan diwujudkan dalam kehidupan masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Kerja Kabupaten (Mukerkab) Tahun 2026 Palang Merah Indonesia Kabupaten Kuningan, Rabu (21/1/2026), di Aula PMI Kabupaten Kuningan.

Bupati yang juga bertindak sebagai Pelindung PMI Kabupaten Kuningan itu menyampaikan bahwa PMI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menutup berbagai celah sosial yang muncul dalam proses pembangunan.

“PMI adalah bagian dari ikhtiar memuliakan manusia. Ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, di situlah nilai pembangunan diuji,” ujar Bupati.

Dalam arahannya, Bupati mendorong PMI Kabupaten Kuningan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk melalui transformasi digital.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi akan membantu PMI beralih dari pola kerja yang reaktif menjadi lebih proaktif, khususnya dalam pemetaan kebutuhan darah dan potensi kebencanaan.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas relawan agar pelayanan kemanusiaan semakin profesional dan responsif.

Menutup sambutannya, Bupati menyatakan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan untuk terus bersinergi dan mendukung PMI, termasuk membuka peluang dukungan fasilitas penunjang pelayanan darah demi kepentingan masyarakat luas.

Mukerkab PMI Kabupaten Kuningan Tahun 2026 ini dihadiri Wakil Ketua PMI Kabupaten Kuningan Drs. Apang Suparman, M.Si, jajaran Dewan Kehormatan PMI di antaranya Drs. H. Yayan Sofyan, M.M., Yosep Kushendar, dan Nana Sukmana, S.Sos., M.Si, pengurus PMI kabupaten, ketua PMI kecamatan se-Kabupaten Kuningan, relawan, serta tamu undangan.

Wakil Ketua PMI Kabupaten Kuningan, Apang Suparman, menyampaikan sambutan Ketua PMI Kabupaten Kuningan Hj. Ika Siti Rahmatika yang berhalangan hadir.

Dalam sambutannya, Ketua PMI menekankan bahwa Mukerkab merupakan agenda strategis untuk memastikan program kerja tahun 2026 benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Fokus utama kita adalah penguatan jejaring relawan TSR, KSR, dan PMR sebagai ujung tombak pelayanan kemanusiaan, mulai dari ketersediaan stok darah yang aman hingga edukasi mitigasi bencana berbasis masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Kuningan, Yayan Sofyan, menegaskan bahwa Mukerkab merupakan amanat AD/ART organisasi yang harus dilaksanakan secara konsisten.

Ia menyoroti pentingnya penguatan PMI tingkat kecamatan serta pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) sebagai investasi jangka panjang organisasi.

Mukerkab PMI Kabupaten Kuningan Tahun 2026 diharapkan menghasilkan program-program kerja yang berkelanjutan, inovatif, dan semakin memperkokoh peran PMI sebagai garda terdepan pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Kuningan.