Ditemukan 15 Jenazah Marinir Korban Longsor Cisarua KBB

KabarSunda.com- Tim SAR gabungan terus melakukan evakuasi dan pencarian korban yang tertimbun tanah longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Sejauh ini sudah ada 15 jenazah prajurit marinir TNI AL yang berhasil ditemukan. Proses pemberangkatan jenazah ke lokasi pemakaman sudah dilakukan secara bertahap sejak pekan lalu.

“Hingga 5 Februari 2026 atau hari ke-12, Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) secara bertahap telah melaksanakan pelepasan terhadap 15 jenazah prajurit. Sementara, sebanyak 8 prajurit lainnya masih dalam proses pencarian,” ujar Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (AL), Laksamana Tunggul, di dalam keterangan pada Jumat, 6 Februari 2026.

Dia mengatakan, TNI AL senantiasa berkomitmen untuk memberikan penghormatan terbaik kepada setiap prajurit yang gugur dalam tugas.

“Kami juga terus mendukung penuh upaya pencarian sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian institusi terhadap seluruh prajuritnya,” kata dia.

Sementara, total ada 23 prajurit marinir TNI AL yang sedang melakukan latihan di Cisarua sebelum dikirimkan untuk bertugas ke perbatasan Indonesia dan Papua Nugini.

Sementara, Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengatakan, operasi pencarian korban diperpanjang hingga satu pekan ke depan. Sebab, masih ada 20 korban longsor yang dilaporkan hilang.

“Masih ada 20 orang lagi yang harus kami cari. Berdasarkan hasil asesmen bersama seluruh tim gabungan dan pihak terkait, kami memutuskan bahwa operasi pencarian dan pertolongan resmi dilanjutkan,” ujar Syafii, Sabtu, 31 Januari 2026.

Hingga saat itu, tim SAR gabungan telah menemukan puluhan jenazah yang dimasukan ke dalam 60 kantong. Sebanyak 44 jenazah di antaranya telah diserahkan kepada keluarga korban.

Syafii mengatakan, proses pencarian korban di titik longsor kini lebih mudah, karena cuaca di lokasi dalam keadaan cerah. Selain itu, terdapat pula 17 alat berat yang dikerahkan untuk mengeruk materi longsor.