Rapor Hijau Kepemimpinan Supian-Chandra, KNPI Depok dan Pemkot Wacanakan Penyusunan RAD Kepemudaan

Foto: dok. Disporyata Kota Depok. Acara YOUTH TALK VOL. 1 bertajuk “Depok Next Level: 1 Tahun, Apa yang Sudah dan Kemana Arah Kita?” yang digelar di Gedung Pemuda Tole Iskandar

KabarSunda.com- Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Depok menyatakan keinginan untuk bersama-sama Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) Pelayanan Kepemudaan tingkat Kota Depok.

Ketua DPD KNPI Kota Depok, Tommy Sitorus mengatakan, pihaknya sebelumnya memang ingin mengusulkan penyusunan RAD Pelayanan Kepemudaan sebagai pedoman bagi generasi muda untuk berperan sebagai salah satu motor penggerak pembangunan daerah.

“Seperti gayung bersambut, ternyata harapan dan keinginan kami juga menjadi konsentrasi Pemkot Depok dalam menyusun RAD Pelayanan Kepemudaan,” ujar Tommy kepada berita.depok.go.id, Jumat (27/02/26).

Menurut Tommy, RAD Pelayanan Kepemudaan bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen strategis untuk menyinergikan visi pembangunan daerah dengan potensi dan kebutuhan generasi muda.

“Iya, kami mendukung RAD ini agar tidak hanya menjadi pedoman pemuda dalam keterlibatannya dalam roda pemerintahan, tapi juga agar arah pembangunan semakin sistematis dan berdampak nyata bagi pemuda,” tambahnya.

Dengan adanya RAD, berbagai program lintas Perangkat Daerah dapat terintegrasi, mulai dari kewirausahaan muda, kepemimpinan, literasi digital, hingga penguatan karakter dan kebangsaan.

Pembahasan tentang kepemudaan semakin bergelora dalam acara YOUTH TALK VOL. 1 bertajuk “Kolaborasi, Refleksi, Aksi, Depok Next Level: 1 Tahun, Apa yang Sudah dan Kemana Arah Kita?” yang digelar di Gedung Pemuda Tole Iskandar, Selasa (24/02/26).

KNPI menyatakan siap mendukung langkah pemerintah kota menyusun RAD dengan melibatkan organisasi kepemudaan, akademisi, dan komunitas.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan jajaran lintas OPD khususnya Disporyata, bahwa KNPI akan terlibat aktif dalam pembangunan. Prinsipnya, pemuda harus menjadi subjek pembangunan. Kami siap berkolaborasi, menyusun, dan merekomendasikan roadmap pembangunan kepemudaan untuk mewujudkan visi Bapak Wali Kota, Bersama Depok Maju,” tegas Tommy.

KNPI juga mengapresiasi kepemimpinan Wali Kota Depok, Supian Suri, dan Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, yang dinilai menunjukkan semangat kolaborasi selama satu tahun terakhir.

Program penataan infrastruktur, peningkatan layanan publik, serta pembukaan ruang partisipasi masyarakat berjalan cukup baik.

Pendekatan kepemimpinan yang komunikatif dan terbuka dianggap menjadi salah satu faktor percepatan sejumlah program prioritas.

Komitmen Pemkot dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM yang melibatkan anak muda juga menjadi sorotan positif.

“Intervensi program kepemudaan sudah baik, ada di dana RW sebesar Rp300 juta. Namun jika program tersebut berjalan dengan kekuatan dan landasan RAD Pelayanan Kepemudaan, maka pembangunan kepemudaan akan semakin terarah, terukur, dan berkelanjutan. Mayoritas masyarakat Depok saat ini didominasi generasi Millennial, Gen Z, dan Gen Alfa yang harus dipersiapkan menjadi The Next Leader Kota Depok,” kata Tommy.

Sementara itu, Kepala Disporyata Kota Depok, Eko Herwiyanto, menjelaskan penyusunan RAD Pelayanan Kepemudaan Kota Depok menunggu Rencana Aksi Nasional (RAN) yang masih tahap finalisasi, serta RAD Provinsi Jawa Barat yang diperkirakan tahun ini mulai masuk tahap penyusunan.

“Tanpa adanya dua referensi tersebut, Pemkot Depok belum dapat memulai rangkaian penyusunan RAD. Namun, kami akan mengusulkan anggaran penyusunan RAD Pelayanan Kepemudaan pada tahun 2027,” pungkas Eko.