KabarSunda.com- Kondisi kesehatan satwa di Bandung Zoo alias Kebun Binatang Bandung, dipastikan sehat meski operasional masih ditutup setelah izin lembaga konservasi Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) dicabut oleh Kementerian Kehutanan (Kemenhut).
Kondisi satwa yang dinyatakan sehat itu dipastikan setelah Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Bandung melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap satwa prioritas, seperti macan tutul dan gajah.
“Kami telah melakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan terhadap macan tutul dan gajah sebagai satwa prioritas di eks Kebun Binatang Bandung,” ujar Gin Gin, Jumat, 17 April 2026.
Dia mengatakan, pemeriksaan terhadap macan tutul meliputi general check-up dengan pengambilan sampel darah untuk uji kimia darah, swab anus untuk rapid test virus, serta pemeriksaan USG dan X-ray.
Hasilnya, kata dia, menunjukkan kondisi macan tutul dalam keadaan sehat, tidak terdeteksi virus serta organ dalam yang berfungsi baik, meskipun ditemukan adanya penumpukan lemak subkutan.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan macan tutul dalam kondisi sehat, rapid test virus negatif dan organ dalam terpantau baik berdasarkan USG dan X-ray,” katanya.
Sedangkan pemeriksaan pada gajah, kata dia, dilakukan melalui pengambilan sampel darah, swab luka untuk uji bakteriologi serta pemeriksaan kuku kaki dan X-ray.
Hasilnya, tidak ada infeksi dan peradangan, termasuk pada bagian kuku kaki yang sebelumnya mengalami retak.
“Untuk gajah, tidak ditemukan infeksi maupun peradangan, termasuk pada bagian kuku kaki yang retak,” ucap Gin Gin.
Gin Gin mengatakan, seluruh sampel yang telah diambil akan diuji lebih lanjut di Balai Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Jawa Barat.
Hasil pengujian ini akan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan kesehatan satwa ke depan.
“Hasil pengujian lanjutan di Balai Keswan Kesmavet Jabar akan menjadi acuan dalam menyusun rencana penanganan kesehatan satwa selanjutnya,” katanya.











