KabarSunda.com- Lantunan selawat menggema dilantukan warga tumplek di halaman MPP Alun-alun Sumedang saat acara Sumedang Bersholawat, Kamis malam (23/4/2024).
Sumedang Bersholawat digelar memperingati Hari Jadi ke-448 Sumedang.
Sumedang Bersholawat menghadirkan pendakwah sekaligus youtuber Muhammad Aldiansyah alias Gus Aldi dan Pimpinan Ponpes dan Majelis Ta’lim As-Syifa wal Mahmudiyyah KH Muhammad Muhyiddin Abdul Qodir Al-Manafi. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat KH Aang Abdullah Zein.
“Ini perjalanan yang sangat panjang. Usia 448 tahun penuh dengan perjuangan, pengorbanan, pengabdian dan doa dari para leluhur dan pendahulu dan semua untuk Sumedang,”kata Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.
Bupati Dony menyebutkan, Sumedang terus bertumbuh, berbenah dan terus melangkah maju. Momentum HJS sebagai intropeksi, evaluasi atas perjalanan selama ini dan perspektif melakukan langkah-langkah kedepan agar Sumedang lebih maju dan sejahtera lagi.
“Momentum HJS ini tentunya menjadi cerminan sejarah dan kompas penunjuk arah masa depan. Sumedang ini rumah bersama, tempat menitipkan harapan, menitipkan nilai-nilai makna dan masa depan,” katanya.
Bupati Dony menyebutkan di momentum HJS mengucapkan terimakasih, sebesar-besarnya dan penghormatan, apresiasi kepada seluruh warga masyarakat Sumedang telah bekerja keras, bekerja sama untuk membangun Sumedang yang kita cintai.
“Mudah-mudahan apa yang telah dicurahkan tenaga, pikiran maupun materinya dibalas oleh Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda. Terimakasih kepada semuanya,” katanya.
Menurutnya, walaupun telah berusaha sekuat mungkin, mencurahkan tenaga pikiran untuk memajukan Sumedang melalui kebijakan dan program kegiatan.
“Kami mengakui dengan jujur masih banyak kekurangan. Masih banyak keterbatasan, kelemahan dan tantangan kedepan semakin komplek. Mohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala kekurangannya. Ke depannya mari bersama-sama untuk meningkatkan rasa cinta kita kepada Sumedang ini dan rasa bangga. Mari menjadi bagian solusi untuk memajukan Kabupaten yang kita cintai,”ujarnya.
Bupati Dony mengajak kepada aparatur pemerintahan Sumedang agar menjadi contoh dan teladan.
“Kalau sudah menjadi teladan. Insyallah masyarakat akan percay kepada pemerintahnya. Kalau masyarakat sudah percaya tanpa diminta pun akan ikut berpartisipasi membangun Sumedang yang kita cintai. Itulah arti penting sebagai aparatur pemerintah menjadi tauladan, contoh ditengah-tengah masyarakat dan pionir kebaikan,” katanya.











