KabarSunda.com- Memperingati Hari Jadi Tatar Sunda digelar Drama Musikal Kolosal Pajajaran Gugat yang disutradarai dalang dan budayawan Sujiwo Tejo di Halaman Gedung Sate, Minggu malam (17/5/2026).
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir didampingi Wakil Bupati M Fajar Aldila menyaksikan drama kolosal musikalisasi yang berdurasi 2,5 Jam penuh komedi, perenungan dan berbagai nuasa lain.
Bupati Dony mengucapkan, terimakasih kepada kontingen dari Sumedang yang telah memeriahkan dan bartisipasi di acara Kirab Mahkota Binokasih memperingati Hari Tatar Sunda.
“Terimakasih atas tampilannya yang luar biasa sampai larut malam. Hatur nuhun pisan telah memeriahkan hari Tatar Sunda kepada para peserta Kirab Mahkota Binokasih,” kata Dony.
Bupati Dony juga mengucapkan terimakasih atas kehadiran masyarakat Kabupaten Sumedang menyaksikan Kirab Mahkota Binokasih.
“Mudah-mudahan dengan melestarikan budaya yang baik ini bisa meningkatkan etos kerja. Melestarikan budaya yang baik dan menggali budaya yang baru yang lebih baik. Terimakasih untuk masyarakat yang telah berpartisipasi,” ujarnya.
Sementara itu, pertunjukan mengusung sikap dasar Pajajaran Gugat yaitu Tak tentang keruntuhannya, tentang kebangkitannya kembali.
Dikisahkan, kejayaan Pajajaran mulai memudar, pertanian meruntuh. Pasar mulai hilang kumandangnya. Kewibaan istana mulai surut dalam aura senjakala seperti itu semua jadi teringat nubuat Uga Wangsit Siliwangi, bahwa zaman keemasan akan berakhir bila keseimbangan mulai tak terawat.
Drama Kolosal Musikal Pajajaran Gugat didukung lebih 100 personil komedian, penyannyi pemusik, pemain teater, dalam dan lainnya.











