PDAU Kembangkan Kemitraan, Dorong Wisata dan Produk Lokal Kuningan

Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si menyampaikan apresiasi kepada jajaran PDAU dan para mitra yang yang telah membuka ruang kolaborasi baru untuk mendorong potensi daerah.Dok-Diskominfo Kuningan

KabarSunda.com- Perumda Aneka Usaha (PDAU) Kuningan terus melakukan pengembangan usaha dan perluasan kemitraan melalui sinergi strategis bersama sektor swasta.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PDAU dengan PT. Toyamilindo dan PT. Polaris Multiservis Paramita (PT. PMP) yang berlangsung di Ruang Kerja Bupati Kuningan, Rabu (20/5/2026).

Penandatanganan kerja sama tersebut, sebagai bagian dari upaya memperkuat peran badan usaha daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pengembangan pariwisata, serta pemberdayaan masyarakat.

Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat  Yanuar, M.Si menyampaikan apresiasi kepada jajaran PDAU dan para mitra yang yang telah  membuka ruang kolaborasi baru untuk mendorong potensi daerah.

“Semoga sinergi ini menjadi berkah, menggerakkan roda ekonomi masyarakat lokal, serta membawa pariwisata dan produk asli Kuningan semakin dikenal lebih luas,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, PDAU diharapkan dapat memperluas lini bisnis sekaligus memperkuat peran sebagai penggerak ekonomi daerah melalui pemasaran produk lokal.

Selain aspek ekonomi, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga nilai budaya dan kearifan lokal dalam proses pembangunan destinasi wisata.

Modernisasi jangan sampai menghilangkan akar budaya yang sudah diwariskan. Tradisi yang hidup di masyarakat harus tetap dijaga dan difasilitasi,” katanya merujuk salah satunya pada tradisi Kawin Cai di kawasan Balong Dalem.

Disebutkan Direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Kabupaten Kuningan Adang Kurniawan, S.E. Kerja sama pertama dilakukan PDAU dengan PT. Toyamilindo selaku pemilik merek air minum kemasan Mountoya.

Kemitraan ini mencakup pengembangan co-branding dengan menjadikan Mountoya sebagai official drinking water sektor pariwisata Kabupaten Kuningan, optimalisasi distribusi melalui jaringan pemasaran PDAU, hingga penguatan standar mutu produk melalui program pelatihan.

Sementara itu, kerja sama dengan PT. Polaris Multiservis Paramita (PT. PMP) diarahkan pada pengembangan dan optimalisasi pengelolaan dua destinasi wisata daerah, yakni Leuweung Monyet Cibeureum dan Balong Dalem.

Pengembangan kawasan wisata tersebut akan difokuskan pada pemberdayaan masyarakat sekitar melalui prioritas tenaga kerja lokal dan penyediaan ruang usaha bagi pelaku UMKM.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kabupaten Kuningan,  Rinekawiati Soelaeman, M.T., M.PP mengatakan kerja sama ini juga diharapkan memperkuat kinerja dan kesehatan keuangan PDAU melalui dukungan investasi dan dana partisipasi awal dari mitra, sehingga mampu mempercepat pengembangan unit usaha daerah secara berkelanjutan.

Penandatanganan kedua MoU ini, menurutnya, menjadi penanda penting geliat Perumda Aneka Usaha Kuningan yang terus semakin baik dan sehat. Semua menaruh harapan besar agar PDAU menjadi salah satu lokomotif ekonomi Kuningan yang akan memberi ruang untuk pelaku UMKM, industri, petani (MoU dengan Rumah Tani Nusantara yg telah dilakukan beberapa waktu lalu) dan pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan perekonomian di Kabupaten Kuningan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri  Sekretaris Daerah, para asisten daerah, Inspektur, Kepala BPKAD, Kepala Bappeda, Kepala Disporapar, Kepala Diskopdagperin, Kepala Diskominfo, serta jajaran Direksi dan Dewan Pengawas PDAU Kabupaten Kuningan.