KabarSunda.com- Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar di area Parkir Mal Pelayanan Publik (MPP) Sumedang oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan , Jumat (22/5/2026).
GPM langsung disambut antusias warga yang memanfaatkan kesempatan membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Iduladha.
Berbagai kebutuhan pokok disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras lokal, beras SPHP, minyak goreng, telur hingga aneka sayuran segar dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasar.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Iwan Gustiawan menyampaikan, GPM merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan menjelang hari besar keagamaan.
“GPM serentak menjelang Hari Raya Iduladha menyediakan berbagai kebutuhan sembako hasil kolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Barat dan Perum Bulog,” ujarnya.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa program tersebut sangat dibutuhkan, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga menjelang Iduladha.
GPM tidak hanya bertujuan menyediakan bahan pangan murah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah melalui ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif antar-stakeholder.
“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias. Ini menjadi momentum yang baik dalam pengendalian inflasi di Kabupaten Sumedang. Mudah-mudahan harga-harga di pasaran bisa lebih terkendali sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya,” katanya.
Kegiatan tersebut juga melibatkan Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumedang, khususnya Pokja 3, sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Iwan menambahkan, Gerakan Pangan Murah akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai kecamatan di Kabupaten Sumedang, terutama di wilayah yang mengalami kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Untuk bulan ini terakhir dilaksanakan di sini. Bulan depan kami akan terus melaksanakan secara simultan di kecamatan-kecamatan lain, khususnya wilayah yang dekat dengan pasar dan mengalami kenaikan harga. Mudah-mudahan dengan adanya GPM ini harga-harga di pasar bisa dikendalikan dan masyarakat semakin mudah memenuhi kebutuhan pangannya,” katanya.













