KabarSunda.com- Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok berhasil menangani dua peristiwa kebakaran di Kecamatan Cinere dan Pancoran Mas.
Kepala Bidang Operasional Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Tesy Haryati mengatakan, petugas bergerak cepat usai menerima laporan warga sehingga api berhasil dikendalikan dan tidak merembet ke bangunan lain.
“Petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga. Alhamdulillah kedua kejadian dapat segera ditangani sehingga tidak menimbulkan dampak lebih besar,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, Jumat (29/05/26).
Peristiwa pertama terjadi pada Rabu, 27 Mei 2026 sekitar pukul 19.57 WIB. Kebakaran terjadi pada tiang kabel listrik di Komplek Bumi Pusaka Cinere Blok C Nomor 48, Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, Kota Depok.
Warga melaporkan adanya kabel pada tiang listrik yang terbakar. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari UPT Cinere langsung menuju lokasi dengan satu unit armada berkapasitas 1.000 liter dan empat personel.
“Petugas tiba di lokasi sekitar enam menit setelah laporan diterima dengan jarak tempuh sekitar 2,8 kilometer. Api berhasil dipadamkan dan penanganan selesai pada pukul 20.25 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut,” tuturnya.
Sementara itu, kebakaran kedua terjadi pada Kamis, 28 Mei 2026 sekitar pukul 14.30 WIB di sebuah rumah kontrakan di Jalan Pitara Raya Nomor 56B, RT 07 RW 07, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.
“Kebakaran diduga dipicu kebocoran gas LPG. Berdasarkan informasi warga, awalnya terlihat percikan api dari instalasi listrik sebelum api membesar dan membakar rumah kontrakan berukuran sekitar 50 meter persegi tersebut,” ungkapnya.
Mendapat laporan tersebut, petugas Damkar Depok mengerahkan tiga unit armada dari Pos Wali dan UPT Cipayung, terdiri atas satu unit berkapasitas 3.500 liter serta dua unit lainnya berkapasitas 1.000 liter dan 3.500 liter.
Sebanyak 10 personel diterjunkan untuk melakukan pemadaman.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.20 WIB. Petugas juga melakukan pendinginan agar tidak terjadi penyalaan kembali,” kata Tesy.
Dalam kejadian tersebut, satu orang mengalami luka bakar sekitar 30 persen dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.













