Pengembangan Pariwisata, Disparbud Jabar Hadirkan Digitalisasi Pusat Data Kepariwisataan

KabarSunda.com- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat (Jabar) terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyediakan data pembangunan kepariwisataan yang akurat, mutakhir, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hal tersebut diaplikasikan dalam platform Sistem Repositori Informasi Pembangunan Kepariwisataan Jawa Barat. Sistem tersebut dapat diakses melalui laman website https://smilingwestjava.jabarprov.go.id/repositori.

Inovasi ini melengkapi platform Open Data Jabar. Sistem Repositori Informasi Pembangunan Kepariwisataan Jawa Barat dirancang sedemikian rupa agar pengelolaan data terstruktur, terstandar, dan berkelanjutan.

“Tujuan dibuatnya Sistem Repositori Informasi Pembangunan Kepariwisataan Jawa Barat adalah untuk menghadirkan satu pusat data pariwisata yang tertata, mudah diakses, dan dapat dipercaya sebagai dasar pengembangan pariwisata Jawa Barat,” ujar Kadisparbud Jabar Iendra Sofyan.

“Sistem ini juga menjadi ruang kolaborasi lintas sektor, karena pembangunan pariwisata tidak hanya melibatkan dinas pariwisata, tetapi juga perangkat daerah lain, instansi vertikal, lembaga statistik, pelaku usaha, komunitas, asosiasi, dan masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, sistem tersebut juga ditujukan untuk meningkatkan validasi data dan informasi pembangunan kepariwisataan sebagai dasar pembuatan perencanaan, pengendalian, evaluasi, penilaian indeks, serta investasi pembangunan kepariwisataan Jawa Barat.

Sistem ini merangkum berbagai data penting dari seluruh aktivitas pembangunan yang terhubung dengan sektor pariwisata.

Dengan hadirnya sistem ini, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat memperkuat upaya pengelolaan data ekosistem pariwisata yang lebih terpadu dan terbuka.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing pariwisata Jawa Barat, sekaligus membangun kepercayaan wisatawan, pelaku usaha, dan investor terhadap potensi pariwisata daerah.