Mobil Listrik Tanpa Sopir Karya ITB Siap Diuji Coba di Bandara Kertajati

KabarSunda.com- Peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama mitra industri mengembangkan inovasi kendaraan listrik otonom tanpa pengemudi bernama Autonomous Vehicle Adaptive/AI (AVA).

Mobil ramah lingkungan ini dirancang untuk mempermudah mobilitas penumpang di area terbatas (limited area), seperti kawasan bandara hingga destinasi wisata.

Dosen Fakultas Teknologi Industri ITB Augie Widyotriatmo, menjelaskan bahwa kendaraan ini sepenuhnya dikendalikan oleh sistem komputer pintar yang mengintegrasikan berbagai sensor.

“Prinsipnya, faktor sopir diganti dengan controller dan motor listrik. Komputer penerima informasi dari sensor kamera sebagai navigasi akan mengolah data untuk menggerakkan steering dan driving secara otomatis,” kata Augie  di Workshop PT AVS Indonesia di Jalan Cihampelas, Kota Bandung, dikutip dari detikjabar.

Untuk menjamin keamanan penumpang, kendaraan AVA dilengkapi sensor penolak tabrakan (range finder) serta tombol darurat (emergency button) yang memungkinkan pengambilalihan kontrol secara manual jika terjadi kendala operasional.

Mobil listrik yang mampu menampung hingga enam penumpang ini dijadwalkan bakal menjalani uji coba operasional jangka panjang di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka.

Augie mengungkapkan, uji coba itu dilakukan untuk mengevaluasi kekurangan dari kendaraan ini.

“Bulan September rencananya kita akan uji coba operasional di Bandara Kertajati selama tiga bulan untuk mengevaluasi apa saja kekurangan dan apa yang harus diperbaiki dari implementasi tersebut,” ungkap Augie.

Disinggung alasan pemilihan Kertajati, Augie menyebut mobilitas di bandara tersebut tidak setinggi bandara lainnya, salah satunya seperti Bandara Soekarno-Hatta.

“Karena Kertajati itu sudah merupakan lingkungan bandara dan saat ini kondisinya masih cukup lengang, belum banyak penumpang. Nantinya kalau misalkan ini sudah berhasil di lingkungan bandara yang kepadatannya tidak cukup besar, baru setelah berhasil kita akan uji cobakan ke lingkungan bandara yang sebenarnya yang sudah ramai,” jelasnya.

Sebelum diuji cobakan di Bandara Kertajati, Augie menyebut bahwa AVA sudah banyak mengikuti pameran dan dikenalkan ke khalayak luas.

“Saat ini kita sudah membentuk satu prototype dan implementasinya sudah dicobakan di beberapa pameran di area-area yang padat dengan kunjungan manusia,” tuturnya.