Respons Disdik Depok Soal Permintaan Penghapusan Anggaran Papan Tulis Interaktif Rp 30 Miliar

Ilustrasi papan tulis interaktif

KabarSunda.com-  Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok merespons arahan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkait permintaan penghapusan anggaran pembelian papan tulis interaktif senilai Rp 30 miliar.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Siti Chaerijah mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terkait pembelian papan tulis interaktif tersebut.

“Iya, ini sedang dievaluasi pimpinan,” ucapnya.

Dirinya mengaku belum mengetahui secara pasti arahan dari Gubernur terkait penghapusan anggaran tersebut. Namun, pihaknya akan tetap melakukan evaluasi.

“Karena ini menyangkut anggaran jadi ya evaluasi dulu. Ya memang ini sudah menjadi informasi publik,” terangnya.

Siti menyebut, saat ini pihaknya masih menunggu arahan berdasakan hasil evaluasi yang dilakukan.

“Kami menunggu arahan pimpinan, apakah nanti dialihkan di perubahan atau bagaimana,” terangnya.

Saat ditanya dengan anggaran Rp 30 miliar untuk berapa papan tulis interaktif, dirinya mengaku tidak hafal untuk jumlahnya.

Dirinya juga menjelaskan, bahwa pembelian tersebut belum dilaksanakan pada tahun ini.

“Saya enggak hafal (jumlah papan tulis interaktif). Tahun ini belum (dilaksanakan pembelian),” ungkapnya.

Siti juga menjelaskan, pada tahun lalu Disdik Depok telah melakukan pembelian papan tulis interaktif.

“Tahun kemarin ada, nanti mungkin bisa dikonfirmasi ke Sarpras, saya enggak bawa data, khawatir salah data,” terangnya.