Mungkinkah CSR Bank BJB  Rp 15 Miliar Pembangunan Patung Soekarno Yang Mangkrak

Pembangunan Patung Soekarno di Gor Saparua Bandung yang Mangkrak.

KabarSunda.com- Setelah pertanyaan bahwa pembangunan patung Soekarno setinggi 22,3 meter di Taman Saparua Bandung itu aspirasi siapa atau kepentingan Ridwal Kamil, Sepanjang Agustus 2023 setidaknya ada tiga kali unjuk rasa menolak pembangunan patung Sukarno di Bandung. Mereka yang berunjuk rasa menamakan diri Aliansi Pergerakan Islam (API) dan Forum Ulama Tokoh dan Advokat (FUTA) Jawa Barat.

Pembangunan patung yang dimaksud adalah Monumen Plaza Dr.(HC) Ir. Soekarno’ di kawasan GOR Saparua, Kota Bandung. Peletakan batu pertama sudah dilakukan pada 28 Juni 2023. Proyek tersebut diperkirakan akan selesai 3-4 bulan kemudian dengan biaya Rp 15 miliar non APBD dan APBN.

Menurut Ketua Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Bandung, Fidelis Giawa SH, penggunaan istilah dana non bajeter yang digunakan oleh Plh Dirdik KPK saat konferensi pers, bisa saja deposito Rp70 miliar itu yang disangkal Ridwal Kamil bahwa itu bukan dari tempatnya saat penggeledahan oleh KPK rumahnya.

Namun kata Fidelis, Istilah dana non bajeter ini dulu dikenal sebagai dana penguasa tunggal yang merupakan pundi pundi kepala daerah dalam hal diperlukan pengeluaran biaya untuk keperluan stabilitas politik.

Kalau Ridwan Kamil berdali bahwa dirinya tidak mengetahui ada dugaan Mark-Up Dana Iklan di Bank BJB, seharusnya dia orang pertama membuka kasus ini secara terang benderang,sehingga masyarakat yakin bahwa dirinya tidak terlibat.

Tapi inikan beda, setelah kasusnya mencuat kepermukaan, dan KPK sudah melakukan penggeledahan dirumahnya, barulah dia seolah-olah kebagun dari tidur.Kata Fidelis Giawa,SH kepada KabarSunda,Rabu,19 Maret 2025.

Lanjut Fidelis, bisa juga anggaran untuk pembangunan Patung Soekarno, Museum Covid dan petani Milenial dari Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BJB, “makanya dengan pernyataannya bahwa dia tidak tahu dengan dugaan korupsi dana penempatan iklan Bank BJB yang menjadi berita nasional, itu tak ubahnya kura-kura dalam perahu”.

“Kalau mencermati proyek dana non bajeter yang sudah mengemuka di masa kepemimpinan Ridwan Kamil, setidaknya ada tiga proyek, yakni proyek monumen Covid di Gasibu yang sempat dikonfirmasi oleh anggota DPRD Jabar bahwa tidak ada aggaran proyek tersebut dalam APBD Prov Jabar dan proyek kedua adalah proyek patung Bung Karno di GOR Saparua yang mangkrak hingga hari ini dan yang ketiga program petani milenial”.bebernya