Sudah Terseret Iklan Bank BJB, Kini Ridwan Kamil Tertimpa Kasus Heboh Lain, Apa itu?  

Trinusa Minta KPK Periksa Tim Akselerasi Pembangunan (TAP) Bentukan Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil di dua pusaran kasus yang menyeretnya.

Setelah disebut tersandung dalam dugaan kasus korupsi iklan di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB), kini nama Ridwan Kamil kembali membuat geger publik.

Isu Ridwan Kamil diduga memiliki Wanita Idalam Lain (WIL)  hingga memiliki seorang anak bersama Lisa Mariana.

Bau tak sedap ini menyeruak ditengah isu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memanggil mantan Gubernur Jawa Barat itu seusai lebaran Idul Fitri untuk dimintai keterangan soal kasus dugaan rasuah pengadaan iklan di Bank BJB.

“Bisa jadi setelah Lebaran,” kata Kasatgas Penyidikan KPK Budi Sokmo Wibowo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 20 Maret 2025.

Namun, berita dugaan keterlibatan Ridwan Kamil di kasus iklan BJB itu belum redam, kini menyeruak kasus tak sedap yang berbeda.

Ridwan Kamil dikabarkan memiliki anak dari perempuan lain bernama Lisa Mariana.

Bukan dari siapa-siapa, tudingan ini justru datang dari Lisa Mariana sendiri.

Kabar ini tengah menjadi perbincangan di media sosial.

Lewat Instagramnya, Lisa Mariana menguak berbagai bukti kalau ia memiliki hubungan khusus dengan politisi Partai Golkar tersebut.

Salah satu bukti yang ditampilkan Lisa adalah chat saat ia mengemis keadilan dari Ridwan Kamil.

Model majalah dewasa itu mengaku biasanya berhubungan dengan Ridwan Kamil melalui aplikasi Telegram.

Namun Kang Emil, sapaannya, tiba-tiba lari dari tanggung jawab saat mengetahui dirinya hamil.

Tampak dalam tangkapan layar bukti pesan Instagram pada September 2021 yang diunggah, Lisa Mariana meminta tolong pada Ridwan Kamil saat dirinya tengah sekarat jelang persalinan.

“Sebelum tahu aku hamil, di-chat setiap hari dia (Ridwan Kamil) ngejar-ngejar, pas sudah tahu, slow response,” kata Lisa Mariana dalam unggahannya, Rabu, 26 Maret 2025.

“Di DM (direct message) baku, di Telegram mah mesra.. Muakkk! Ini chat kalau enggak salah aku lagi sakit kontraksi atau apa gitu,” ucapnya menyambung.

Beberapa hari kemudian, Ridwan Kamil membalas pesan Lisa Mariana. Alih-alih tanggung jawab, mantan gubernur Jawa Barat tersebut menuding Lisa berbohong soal pendidikannya.

“Lisa, tim pengacara dan polisi menemukan bahwa kamu banyak berbohong. Salah satunya kamu ternyata tidak pernah terdaftar sebagai mahasiswi di (nama disensor),” tulis lawan bicara Lisa Mariana yang diduga Ridwan Kamil.

“Ya Allah, saya sedang mengandung kang. Dari situ saya enggak pernah lanjut lagi karena malu perut saya sudah membesar. Saya tidak pernah berbohong,” jawab Lisa Mariana.

Dalam captionnya, Lisa Mariana menyindir ayah almarhum Emmeril Khan tersebut yang tetap memojokannya meski dia dalam keadaan hamil. Dia juga mengaku diminta menggugurkan kandungannya oleh Ridwan.

“Enggak bisa berkata-kata deh, the best akang. Lagi hamil aja di-push suruh gugurin lah, apa lah. Sehat-sehat pak,” ujar Lisa.

Lisa Mariana lalu mengunggah sebuah tangkapan layar video call dirinya bersama seorang lelaki berkacamata. Wajah lelaki tersebut ditutup caption yang ditulis Lisa.

“Tidak akan takut selagi saya benar! Apalagi yang saya perjuangkan hak anak! Sama sekali tidak takut! Kalau sudah menyangkut anak, beda urusan! Akan kuhadapi sampai manapun. Paham ya?” tulisnya.

“Tidak peduli anda orang besar atau orang penting atah apapun itu, saya punya Allah,” sambung Lisa.

Lisa Mariana juga mengatakan bahwa saat ini dia mengungkap perselingkuhan tersebut demi mendapatkan hak nafkah yang sempat dijanjikan Ridwan Kamil untuk anaknya.

Adapun bukti perselingkuhan yang dibeberkan Lisa Mariana telah diunggah ulang oleh sejumlah akun gosip dan menjadi viral. Lisa juga mengaku sudah dihubungi pihak Ridwan Kamil terkait masalah ini.

Lisa Mariana adalah seorang model majalah dewasa yang dikenal melalui berbagai aktivitasnya di industri hiburan.

Ia memiliki akun Instagram dengan nama pengguna @lisamarianaaa, yang memiliki lebih dari 628 ribu pengikut.

Di platform tersebut, Lisa sering membagikan foto-foto terkait karier modelingnya. Lisa juga pernah tampil dalam berbagai media, termasuk sesi wawancara dan pemotretan.

Salah satunya adalah video “Studio Talk with Sagami Idol Indonesia January 2020” yang diunggah di YouTube, di mana ia berbicara tentang pengalamannya sebagai model dan pandangannya terhadap industri hiburan di Indonesia.

Munculnya kabar tak sedap ini, mengundang kritikan dari berbagai kalangan. Salah satunya LSM Triga Nusantara Indonesia (Trinusa).

Ketua LSM Trinusa  DPD Jawa Barat, Ait M Sumarna, sangat menyesalkan jika pengakuan perempuan itu ternyata benar.

Ait mengatakan, publik figur seperti Ridwan Kamil  seharusnya menjaga prilaku, apalagi saat menjabat Gubernur sangat dipuja-puji oleh sebagian besar publik atau masyarakat.

Selain itu, “Kita minta KPK untuk melakukan pemeriksaan terhadap TAP bentukan Ridwan Kamil, karena dugaan kuat tim ini sengaja dibentuk oleh RK untuk mencari sesuatu di Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat”.

Dugaan Keterlibatan RK di Kasus Penempatan Iklan BJB yang merugikan Negara Rp222 Miliar.

Sementara itu, dalam kasus BJB, KPK telah menetapkan lima tersangka dalam kasus ini, yakni mantan Dirut BJB Yuddy Renaldi, Divisi Corsec BJB Widi Hartono, Pengendali Agensi Antedja Muliatana dan Cakrawala Kreasi Mandiri Ikin Asikin Dulmanan, Pengendali Agensi BSC Advertising dan WSBE Suhendrik, dan Pengendali Agensi CKMB dan CKSB Sophan Jaya Kusuma.

KPK sudah menggeledah sejumlah lokasi terkait kasus ini. Salah satunya yakni rumah mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

KPK menyita sejumlah dokumen terkait kasus ini dari rumah Ridwan Kamil. Selain itu, penyidik juga menggeledah Kantor BJB di Bandung.

Kasus ini membuat negara merugi Rp222 miliar. Tindakan rasuah ini berlangsung pada 2021 sampai 2023. BJB sejatinya menyiapkan dana Rp409 miliar dari pagu anggaran Rp1,1 triliun untuk penayangan iklan di media TV, cetak, dan online.

Ada enam perusahaan yang diguyur uang dari pengadaan iklan ini. Rinciannya yakni, PT CKMB sebesar Rp41 miliar, PT CKSB Rp105 miliar, PT AM Rp99 miliar, PT CKM Rp81 miliar, PT BSCA Rp33 miliar, dan PT WSBE Rp49 miliar.

KPK menyebut penunjukan agensi tidak dilakukan berdasarkan ketentuan pengadaan barang dan jasa yang berlaku.

Lembaga antirasuah mengendus adanya selisih pembayaran yang membuat negara merugi lebih dari dua ratus miliar rupiah.

Daftar Aset yang Disita 

Sementara itu, daftar aset di rumah Ridwan Kamil dan Kantor PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) yang disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah melakukan penggeledahan.

Diketahui, selama tiga hari melaksanakan penggeledahan, KPK menemukan barang bukti berupa dokumen, catatan terkait dengan pengeluaran dana non-budgeter, dan sejumlah aset.

Pada 13 Maret 2025, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan hasil penggeledahan yang dilakukan di rumah Ridwan Kamil dan Kantor PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB).

Penggeledahan ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani terkait dengan pengelolaan dana non-budgeter di Bank BJB.

KPK melakukan penggeledahan selama tiga hari dan menemukan sejumlah barang bukti yang dianggap relevan dengan penyidikan.

Sejumlah barang bukti tersebut akhirnya disita oleh KPK guna penyelidikan lebih lanjut. Berikut barang bukti atau aset yang disita KPK:

  1. Dokumen-Dokumen Penting

KPK menemukan sejumlah dokumen dan catatan yang terkait dengan pengeluaran dana non-budgeter.

Dana ini merupakan dana yang dikeluarkan di luar anggaran resmi negara atau daerah (APBN/APBD), yang kemungkinan digunakan untuk tujuan yang tidak transparan dan tidak tercatat dalam anggaran resmi.

Dokumen-dokumen ini menjadi kunci bagi KPK dalam mengungkap siapa saja yang terlibat dan menikmati dana tersebut.

  1. Uang dalam Bentuk Deposito (Rp 70 Miliar)

Selain dokumen, KPK juga menyita sejumlah uang yang disimpan dalam bentuk deposito, dengan jumlah sekitar Rp 70 miliar.

Ini menambah kecurigaan adanya penyalahgunaan dana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan yang sah.

Namun diduga dialihkan ke kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

  1. Kendaraan

KPK juga menyita sejumlah kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, yang diduga diperoleh melalui aliran dana yang tidak sah.

Kendaraan-kendaraan ini menjadi salah satu aset yang diduga terkait dengan hasil dari tindak pidana korupsi yang sedang diselidiki.

  1. Aset Tanah

Sejumlah aset tanah juga disita, yang mungkin digunakan untuk tujuan pribadi atau bisnis yang melibatkan pihak-pihak tertentu yang terlibat dalam skandal ini.

Penyitaan aset tanah ini menjadi bagian dari upaya KPK untuk mengidentifikasi dan melacak aliran dana yang mungkin tersembunyi.

  1. Aset Rumah dan Bangunan

Selain tanah, KPK juga menyita beberapa aset rumah dan bangunan yang diperkirakan terkait dengan praktik korupsi yang sedang diselidiki.

Aset-aset ini akan menjadi bahan analisis lebih lanjut untuk mengungkap siapa saja yang memanfaatkan hasil dari penyalahgunaan dana tersebut.