KabarSunda.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Jawa Barat akan diguyur hujan, termasuk yang berintensitas sangat lebat, pada periode 15-21 September 2025.
Prakirawan Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat Asri Rachmawati mengatakan cuaca basah masih dipicu dinamika atmosfer.
“Dipole Mode Index (DMI) bernilai -1,27 mengindikasikan potensi peningkatan aktivitas atau pola konvektif di wilayah Indonesia bagian barat,” katanya lewat keterangan tertulis, Minggu, 14 September 2025.
Faktor reguler, seperti suhu muka laut yang relatif hangat di sekitar perairan Indonesia, turut mendukung peningkatan suplai uap air ke atmosfer. Ada juga sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Pulau Sumatera yang juga diprakirakan masih akan terbentuk, mengakibatkan pembentukan belokan angin di sebagian wilayah Jawa Barat.
Asri juga menyinggung soal gelombang atmosfer tipe frekuensi rendah di sebagian wilayah Jawa Barat.
“Labilitas atmosfer berada pada kategori labil ringan hingga kuat yang mengindikasikan adanya potensi pembentukan awan konvektif berskala lokal,” kata dia.
Hujan sedang hingga sangat lebat, yang bisa disertai petir dan angin kencang, berpotensi mengguyur Kabupaten Bogor, serta Kabupaten dan Kota Sukabumi pada Selasa, 16 September 2025.
Pada Rabu 17 September, cuaca serupa meluas ke Depok, Kabupaten Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Cianjur, Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kota dan Kabupaten Bandung, Sumedang, Majalengka, Kuningan, serta Garut. Selain itu juga di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Banjar, Ciamis, dan Pangandaran.
Adapun Kamis 18 September, tetap ada hujan sedang hingga sangat lebat di Kabupaten dan Kota Bogor, Purwakarta, Subang, Cianjur, Kabupaten dan Kota Sukabumi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Majalengka, Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Ciamis, Kota Banjar, serta Pangandaran.
BMKG memprediksikan hujan masih awet di Jawa Barat pada Jumat 19 September, namun wilayahnya meliputi Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Cianjur, dan Garut.
Prediksi serupa pada Sabtu, 20 September, hanya untuk Garut, sedangkan keesokannya untuk Cianjur dan Garut.
Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat sempat mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas tinggi pada dasarian kedua 11-20 September 2025.
Daerah yang berstatus awas atau berkelir merah adalah Kota dan Kabupaten Bogor serta Kabupaten Sukabumi.
Sementara yang bertatus siaga yaitu Kota Sukabumi dan Cianjur. Ada juga daerah waspada, yakni Kota Depok, Garut dan Kabupaten Tasikmalaya.











