KDM dan Egi di Medsos Sering Bikin Kocak

Gubernur Jabar,Dedi Mulyadi bersama Egi.Ist

KabarSunda.com- Masyarakat Jawa Barat sering membahas tingkah laku  Egi saat ketemu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau akrab disapa KDM.

Salah seorang Pelatih Fitnes Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang akrab disapa Babe Enjol mengaku, berulangkali memutar kanal Youtube KDM hanya melihat aksi kocak dari Egi, si anak periang.

Menurutnya, tontonan  KDM dan Egi di kanal youtube sangat menghibur.

“Apalagi Egi sangat lucu dan berani kepada KDM,” Babe Enjol kepada KabarSunda, Selasa, 16 September 2025.

Enjol menceritakan, Egi asal Bogor korban bullying yang kini menjadi anak asuh kesayangan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

“Dari sinilah nama Egi dikenal dijagat maya,” tuturnya.

Sementara itu, Dedi Mulyadi kembali bertemu dengan Egi, anak yang dikenal dengan tingkah lakunya yang unik dan polos.

Namun, pertemuan kali ini diwarnai dengan sebuah pengakuan yang membuat Dedi Mulyadi dan para penonton terheran-heran.

Dedi Mulyadi yang sebelumnya menitipkan uang sebesar Rp5 juta untuk nenek Egi, mendapati bahwa uang tersebut tidak sampai utuh.

Terungkap bahwa dari uang Rp5 juta yang diberikan, hanya Rp3,5 juta yang sampai ke tangan nenek Egi.

Sisa uang sebesar Rp1,5 juta ternyata digunakan oleh Egi untuk membeli ponsel baru di sebuah konter.

Ketika ditanya alasannya, Egi dengan lugu menjawab bahwa ia membutuhkan ponsel tersebut untuk menelepon Ustaz Joker.

Kejadian ini memicu percakapan serius tentang masa depan Egi.

Dedi Mulyadi menyoroti fakta bahwa Egi tidak bisa membaca maupun menulis, sementara neneknya semakin tua.

Dedi Mulyadi menyarankan agar Egi tidak lagi tinggal dengan orang lain dan kembali ke rumah neneknya untuk membantunya.

Dedi Mulyadi juga mengingatkan Egi bahwa ia adalah pewaris tunggal neneknya.

Ia berpesan kepada Egi agar lebih bertanggung jawab dan menuruti perkataan neneknya. KDM berharap, dengan kembali ke rumah, Egi bisa belajar hidup lebih mandiri dan tidak lagi menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak penting.

Meskipun demikian, kisah ini menjadi pengingat bahwa di balik kepolosan Egi, ia masih memiliki banyak hal yang harus dipelajari.

Dedi Mulyadi, dengan sabar terus membimbing Egi, menunjukkan kepeduliannya yang tulus terhadap masa depan pemuda tersebut.pungkasnya