KabarSunda.com- Coordinator Vital Strategies Tobacco Control Implementation Program in Indonesia Bernadette Fellarika Nusarrivera menilai penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kota Depok mengalami perkembangan yang cukup signifikan.
Saat ini, Kota Depok menjadi salah satu daerah percontohan dalam implementasi KTR di Indonesia.
Menurutnya, Kota Depok saat ini mulai dijadikan benchmark bagi sejumlah daerah lain untuk mempelajari penerapan Kawasan Tanpa Rokok.
“Saya melihat progress yang luar biasa di Kota Depok yang dijadikan panutan, Depok sudah menjadi tempat untuk belajar implementasi KTR,” ungkapnya saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas Kawasan Tanpa Rokok (Satgas KTR) di Aula Perpustakaan Umum Kota Depok, Rabu (13/05/26).
Dirinya menyebutkan, tantangan terbesar saat ini adalah mempertahankan konsistensi pengawasan dan kepatuhan terhadap aturan KTR.
Khususnya di kawasan tempat makan, restoran, dan kafe yang masih ditemukan pelanggaran.
Dalam hal ini, dirinya berharap inspeksi mendadak (sidak) serta pengawasan terhadap pelanggaran KTR dapat lebih diperkuat agar implementasi aturan berjalan lebih optimal.
“Masih banyak tempat yang belum patuh KTR, sehingga pengawasan dan penindakan perlu lebih ditingkatkan,” pungkasnya.











