KabarSunda.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong percepatan pembangunan SMP Negeri 60 Bandung yang berlokasi di Jalan Ciburuy, Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan Regol.
Sekolah ini ditargetkan mampu menampung hingga 800 siswa dari dua kecamatan.
Wakil Wali Kota Bandung Erwin mengatakan, keberadaan SMPN 60 sangat penting untuk membuka akses pendidikan yang layak bagi masyarakat di wilayah Bandung selatan.
“Insya Allah sekolah ini bisa menampung sekitar 800 siswa. Targetnya ada 26 ruang kelas, sementara yang sudah terbangun baru 10 ruang,” kata Erwin dalam keterangannya, Sabtu, 20 September 2025.
“Maka dari itu, saya minta semua pihak terus mendukung pembangunan ini agar tidak terhenti,” lanjutnya.
Erwin menargetkan pembangunan rampung seluruhnya pada tahun 2026.
“Mudah-mudahan 2026 semuanya selesai, sehingga seluruh warga di dua kecamatan tersebut bisa tertampung di SMPN 60,” ujarnya.
Erwin juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pembangunan. Ia meminta pihak kontraktor bekerja maksimal dan penuh tanggung jawab.
“Jangan sampai ada pengurangan spesifikasi. Saya minta Disciptabintar dan Dinas Pendidikan terus memantau sampai proyek ini benar-benar selesai. Kontrakan pun harus bekerja sebaik dan sekuat mungkin, dengan niat ibadah,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 60 Bandung Dedeh Nurhayati mengungkapkan rasa syukurnya atas pembangunan sekolah yang sudah diperjuangkan sejak 2018 lalu.
“Alhamdulillah, setelah tujuh tahun menunggu, akhirnya pembangunan SMPN 60 bisa terealisasi. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang telah membantu,” jelas dia.
Dedeh menegaskan, SMPN 60 Bandung akan berkomitmen mencetak generasi yang unggul, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berbudaya, dan berakhlak mulia.
Adapun sejak 2018, SMPN 60 Bandung tak memiliki gedung atau bangunan sekolah sendiri.
Selama ini para siswa harus menumpang di bangunan SDN 192 Ciburuy untuk proses belajar mengajar.











