KabarSunda.com- Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Drs. H. Mohammad Ali Abdul Latief, M.Ag menghadiri verifikasi faktual berupa wawancara offline yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, bersama tim seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS) Propinsi Jawa Barat periode 2025 – 2030 tahap akhir.
Wawancara dilaksanakan di Gedung Sate, Jl. Diponegoro Kota Bandung pada Kamis (02/10/2025). Hadir mendampingi Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Penais Zawa), H. Jajang Apipudin, M.Ag.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Dr. Drs. Herman Suryatman, M.Si., yang turut hadir menyambut tim seleksi BAZNAS RI, menyampaikan apresiasi tinggi atas proses yang berlangsung. Ia mengatakan bahwa pengurus BAZNAS memiliki peran vital dalam mengelola zakat dan dana umat yang harus dijalankan dengan penuh amanah.
“Terima kasih kepada tim seleksi yang telah menyeleksi para calon pimpinan hingga mengerucut 10 orang. Kami berharap dari proses ini akan lahir sosok-sosok terbaik yang mampu membawa BAZNAS Jabar lebih maju. BAZNAS ini bukan hanya lembaga pengelola zakat, tapi juga simbol kepercayaan umat. Maka yang terpilih nanti harus benar-benar menjadi yang terbaik di antara yang baik, demi terwujudnya Jabar Istimewa,” ungkapnya.
Menurutnya, BAZNAS Provinsi Jabar ke depan diharapkan bukan hanya mengelola zakat secara administratif, tetapi juga menghadirkan program-program inovatif yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Senada dengan hal tersebut, Kabag TU, Ali mengatakan bahwa seleksi calon pimpinan BAZNAS ini adalah momentum penting untuk menghadirkan kepemimpinan yang kredibel dan profesional.
“BAZNAS Provinsi Jawa Barat memiliki tanggung jawab besar dalam pemberdayaan zakat. Karenanya, proses seleksi ini harus menghasilkan figur yang mampu mengemban amanah umat dengan penuh integritas dan kejujuran. Kemenag Jabar siap bersinergi dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Penais Zawa, H. Jajang Apipudin, M.Ag., menekankan pentingnya kualitas calon pimpinan BAZNAS dalam membangun inovasi dan kepercayaan publik.
“Figur pimpinan yang dipilih haruslah yang visioner, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, dan memiliki komitmen penuh pada transparansi pengelolaan dana umat,” ungkapnya.











