KabarSunda.com- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyerahkan kepada polisi ihwal proses penyelidikan dugaan kasus keracunan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami seribuan siswa di Kabupaten Bandung Barat.
Kasus keracunan tersebut dialami pelajar di dua wilayah di area Cipongkor dan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat.
Dedi mengatakan, pihaknya menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan polisi dan forensik.
“Biarkan itu didalami oleh aparatur penyidik dan kemudian didalami oleh hasil forensik,” kata Dedi di Bandung, Jumat, 3 Oktober 2025.
Selain itu, Dedi juga menegaskan akan memberhentikan operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memproduksi menu MBG diduga penyebab keracunan massal.
Diketahui, ada tiga SPPG di Bandung Barat yang dihentikan sementara buntut keracunan ribuan siswa pada Senin (22 September 2025) dan Rabu (24 September 2025).
Ketiganya ialah SPPG di Kampung Cipari, Desa Cijambu, Cipongkor, SPGG di Kampung Pasirsaji, Desa Neglasari, Cipongkor, dan SPPG di Desa Mekarmukti, Cihampelas.
“Kami hentikan SPPG yang membuat keracunan,” ucapnya.











