Budaya  

Proses Pemugaran Situs Gunung Padang Bisa Disaksikan Langsung Wisatawan

KabarSunda.com-  Proses pemugaran Situs Gunung Padang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tengah berlangsung di bawah pengawasan tim kajian pemugaran Kementerian Kebudayaan.

Meski kegiatan arkeologis ini dilakukan secara bertahap, kawasan megalitikum ini tetap dibuka untuk umum dengan pembatasan tertentu.

Ketua Tim Kajian dan Pemugaran Situs Gunung Padang, Ali Akbar mengemukakan bahwa pengunjung masih diperbolehkan masuk ke area situs, namun hanya pada zona aman yang telah ditentukan.

Menurut Ali, langkah ini sebagai upaya edukasi agar masyarakat dapat menyaksikan secara langsung proses pelestarian warisan budaya bangsa.

“Pemugaran dilakukan dengan prinsip kehati-hatian untuk menjaga keaslian material dan bentuk asli bangunan atau situs, dan dilakukan secara saksama sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Ali seperti dirilis dari Kompas.com, Minggu, 12 Oktober 2025.

“Setiap batuan yang diperbaiki dan direkonstruksi, terlebih dahulu diteliti posisi dan teksturnya,” sambung dia.

Ali menjelaskan, fokus di zona inti pada penguatan lereng bukit yang menjadi sisi utama situs. Langkah itu dilakukan untuk mencegah potensi longsor yang dapat mengancam struktur batuan kuno di kawasan tersebut.

Selain itu, sambung dia, juga untuk merekonstruksi kondisi bangunan berdasarkan sketsa dari hasil penelitian sebelumnya.

“Upaya ini diharapkan tidak hanya mengungkap misteri peninggalan kebudayaan prasejarah, tetapi juga menjaga kelestarian situs agar bertahan dalam jangka panjang,” ucapnya.

Ali mengimbau pengunjung agar mematuhi rambu dan pembatas yang telah dipasang demi keselamatan bersama dan kelancaran proses konservasi.

“Luas area Situs Gunung Padang 30 hektar dengan diameter bangunan 100 meter, berada di ketinggian 1.000 mdpl, sehingga luas dan kompleksitas strukturnya menjadikan penelitian dan pemugaran membutuhkan waktu dan ketelitian tinggi,” ujar Ali.