Tol Getaci Jadi Prioritas Utama Dedi Mulyadi, Fraksi Golkar Harap Bisa Cepat Rampung

KabarSunda.com- Mega proyek Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) menjadi prioritas utama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM bersama tiga jaln tol lainnya di Jawa Barat.

Tol Getaci yang digadang-gadang sebagai urat nadi konektivitas Jawa Barat bagian selatan ini telah ditetapkan sebagai salah satu prioritas utama yang harus diselesaikan, khususnya di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi.

Harapan besar masyarakat Jawa Barat khususnya di wilayah Peiangan Timur akan percepatan pembangunan infrastruktur kini tertumpu pada tol sepanjang lebih dari 206 kilometer ini.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Barat, Yod Mintaraga, menegaskan pentingnya percepatan pembangunan Tol Getaci. Menurutnya, dampak proyek ini terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah sangat luar biasa.

“Getaci ini sudah menjadi prioritas KDM (Dedi Mulyadi). Empat prioritas jalan tol di Jawa Barat termasuk Getaci. Mudah-mudahan bisa diselesaikan dalam waktu cepat,” kata Yod Mintaraga baru baru ini.

Alasannya sederhana, menurut Yod Mintaraga infrastruktur yang mumpuni adalah magnet investasi. Dengan terbangunnya Tol Getaci, roda ekonomi regional akan berputar lebih kencang, membuka pintu lebar bagi investasi.

Dengan adanya investasi, maka akan terciptanya lapangan usaha dan lapangan kerja baru, berkurangnya pengangguran, serta peningkatan daya beli dan kesejahteraan masyarakat.

“Ini adalah kunci pembuka kebahagiaan bagi warga Jawa Barat. Ya Tol Getaci ini sangat berdampak bagus terhadap kepentingan masyarakat,” tegas Yod Mintaraga.

Fokus Awal, Gedebage-Tasikmalaya

Meskipun direncanakan membentang sepanjang 206,65 kilometer hingga Cilacap dan berpotensi tersambung ke Yogyakarta di masa depan, pembangunan Tol Getaci akan dilakukan secara bertahap.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjelaskan bahwa strategi ini bukanlah bentuk pemangkasan, melainkan tahapan efektif. Fokus awal akan diarahkan pada ruas Gedebage hingga Tasikmalaya.

Tahap pertama pembangunan akan melintasi Bandung, Kabupaten Bandung, Garut, hingga Tasikmalaya. Segmen awal ini sekaligus menjadi ‘uji pasar’ untuk melihat potensi ekonomi dan mobilitas kawasan selatan Jawa Barat yang selama ini dikenal minim akses jalan tol.

Tantangan Besar

Sebagai salah satu dari 228 Proyek Strategis Nasional (PSN), Tol Getaci memiliki nilai investasi yang sangat besar, mencapai Rp 56,2 triliun. Angka ini mencerminkan besarnya tantangan yang dihadapi, terutama karena ini adalah proyek tol perdana yang melintasi kawasan Jabar Selatan.

Tantangan terberat yang harus ditaklukkan adalah menarik minat investor. Proyek ini sempat mengalami beberapa kali kegagalan lelang sejak 2020. Dedi Mulyadi mengakui, dari sisi bisnis, trafik kendaraan di jalur selatan memang belum sepadat wilayah utara Jawa Barat.

Oleh karena itu, lelang ulang terus dilakukan dengan skema baru yang diharapkan lebih memikat para investor. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan pusat, warga Jawa Barat berharap Tol Gedebage Tasikmalaya Cilacap ini benar-benar segera menjadi kenyataan, mewujudkan mimpi konektivitas dan kesejahteraan di Jabar Selatan.