KabarSunda.com- Ketua RT dan RW adalah wajah pertama pemerintah, dan kegiatan ini menjadi kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif dan responsif. “Ketua RT dan RW adalah wajah pertama pemerintah yang dilihat dan dirasakan masyarakat.
Jika RT/RW nya aktif, hangat, dan tanggap, maka rakyat pun akan merasa pemerintahnya hadir,” kata Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat membuka Pembinaan dan Pelatihan Ketua RT/RW se-Kecamatan Sumedang Selatan dan Sumedang Utara 2025 di GOR Kelurahan Kotakaler, Rabu (5/11/2025).
Dony mengatakan, Kabupaten Sumedang memiliki sebanyak 9.675 orang pengurus RT dan RW yang tersebar di 277 desa/kelurahan.
Di kecamatan Sumedang Utara terdapat 529 RT dan 135 RW, sementara di kecamatan Sumedang Selatan terdapat 495 RT dan 129 RW.
“Terima kasih kepada seluruh pengurus RT dan RW atas dedikasi serta perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga kerukunan masyarakat. Bupati itu suara dari jauh, tapi RT dan RW adalah suara yang didengar langsung oleh warga di lapangan,” ujar Dony.
Bupati menekankan pentingnya peran RT dan RW dalam memperbarui data kependudukan secara berkala agar setiap kebijakan dan bantuan sosial pemerintah tepat sasaran.
Bupati mendorong agar para Ketua RT dan RW turut berperan berperan aktif dalam membangun kemandirian ekonomi warga di lingkungannya.
“Ketua RT dan RW yang ideal bukan yang paling tua atau paling pintar, tapi yang paling peduli, jujur, dan bisa diandalkan. Kepemimpinan di tingkat RT/RW bukan tentang jabatan, melainkan tentang keikhlasan dan keteladanan dalam melayani,” tegasnya.
Bupati berharap, kegiatan pembinaan ini bisa mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan para Ketua RT/RW sebagai bagian dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumedang.













