Wilayah Bandung Utara Digoyang Gempa Berkekuatan 2,3 Magnitudo

KabarSunda.com- Gempa tektonik Magnitudo 2,3 mengguncang wilayah utara Bandung pada Jumat pagi ini, 21 November 2025, pukul 09.26 WIB. Pusat gempa itu berlokasi di darat, berjarak 12 kilometer arah timur laut dari Kota Cimahi.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG, kedalaman sumber gempa itu 6 kilometer. “Merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” kata Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan Hartanto lewat keterangan tertulis pascagempa.

Guncangan dampak gempa itu, berdasarkan laporan dari masyarakat, dirasakan di wilayah Lembang, Cihideung, Parongpong, dan Dago Kota Bandung. Intensitas guncangan itu berada pada skala II sampai III MMI.

Guncangan gempa itu dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang, juga terasa nyata di dalam rumah seakan ada truk yang berlalu. Sejauh ini, menurut BMKG, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.

Dari hasil pantauan BMKG hingga pukul 09.58 WIB nihil aktivitas gempa bumi susulan. BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Selain itu disarankan pula agar menghindar dari bangunan yang retak atau rusak yang diakibatkan oleh gempa dan memerika kondisi sebelum kembali ke rumah.

Rentetan Gempa dan Rumah Roboh

Sebelumnya, sejak awal bulan ini wilayah selatan di Kabupaten Bandung diguncang serangkaian gempa. Sumber lokasi gempa berada di darat dengan kekuatan Magnitudo antara 2-3.

Yang terkini adalah M3,2 pada Kamis dinihari lalu, 20 November 2025. Sebuah rumah warga di Kampung Gulang-gulang Desa Cipedes Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, dilaporkan ambruk setelahnya. Robohnya rumah yang dihuni satu keluarga sebanyak enam orang itu tidak sampai menimbulkan korban.

Jumlah kerugian dari kejadian itu ditaksir Rp 150 juta. Kepala desa telah melaporkan peristiwa itu ke Bupati Bandung. Selain itu ada laporan kerusakan ringan lainnya.

“Rumah sakit di Kertasari juga dilaporkan mengalami keretakan dinding bangunan,” kata Wahyudin, Kepala Pelaksana Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Jumat 21 November 2025.

Kamis dinihari 20 November 2025 pukul 00.26WIB, lindu datang dengan kekuatan yang lebih besar dari sebelumnya yaitu magnitudo 3,2. Episenter terletak pada koordinat 7,22 derajat lintang selatan dan 107,61 derajat bujur timur yang berlokasi di darat pada jarak 23 kilometer arah tenggara Kabupaten Bandung dari kedalaman 10 kilometer.