Musda Persis Harus Jadi Ruang Gagasan

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir.Ist

KabarSunda.com- Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menegaskan penguatan organisasi tidak akan tercapai tanpa musyawarah yang damai, produktif, dan berorientasi pada hasil.

Bupati menyampaikan penghormatan sekaligus silaturahmi kepada keluarga besar Persis. Ia berharap momentum tersebut bukan hanya seremoni, tetapi bernilai ibadah.

“Musda harus menghasilkan ide dan pemikiran yang membawa kemajuan bagi Persis, umat, Sumedang, bangsa, dan agama,” kata Bupati Dony saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) Persatuan Islam (Persis) Kabupaten Sumedang, di Aula Tampomas, Pusat Pemerintaham Sumedang (PPS), Sabtu (22/11/2025).

Bupati juga memaparkan tiga tahapan utama Musda, yaitu: Evaluasi program periode sebelumnya, Penyusunan program kerja empat tahun ke depan dan Pemilihan pengurus yang mampu menjalankan amanah.

Dinamika Musda harus berada pada tataran gagasan, bukan gesekan. “Ramainya itu harus di program kerja. Ramainya di ide, gagasan, dan pemikiran,” tegasnya.

Selan itu, Bupati Dony juga menekankan pentingnya penyusunan program organisasi yang dimulai dari tujuan akhir  yaitu target kinerja yang terukur.

Ia mencontohkan target pemenuhan pengurus ranting Persis di seluruh desa di Kabupaten Sumedang. “Kalau ingin hasil berbeda, caranya juga harus berbeda. Jangan mengulang cara lama tapi berharap hasil baru,” ujarnya.

Ia menyoroti perlunya pembagian tugas yang jelas dan terukur pada setiap bidang. Menurutnya, organisasi tidak boleh hanya bertumpu pada ketua dan sekretaris.

“Ada pengurus itu mengurus, bukan diurus. Kalau program menyentuh hati rakyat, Persis akan bersemayam di hati rakyat,” katanya.

Dikatakannya, bahwa Persis Sumedang semakin terorganisir, berkembang, dan memberi manfaat nyata bagi umat.

Ia mengakui dukungan penuh Persis selama masa kepemimpinannya dan menyatakan komitmennya untuk terus membersamai organisasi.