KabarSunda.com- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) merupakan jantung transformasi birokrasi Kabupaten Sumedang.
“BKPSDM ini adalah jantungnya transformasi birokrasi di Kabupaten Sumedang. Banyak instrumen untuk membangun talenta, juga harus terus melakukan terobosan baru untuk meningkatkan kapasitas diri,” kata Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat memberikan pembinaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Aula BKPSDM, Kamis (11/12/2025).
Menurut Dony, BKPSDM tidak sekadar mengelola administrasi kepegawaian, tetapi memegang peran strategis sebagai arsitek pembangunan talenta ASN di Sumedang.
BKPSDM dapat terus menjadi contoh dan inspirasi bagi seluruh perangkat daerah dalam membangun SDM pemerintah yang unggul. “Saya ingin memberikan apresiasi atas kinerja BKPSDM. Ini terbukti dari indikator yang disampaikan Pak Kepala BKPSDM yang menunjukkan performa yang unggul di Jawa Barat,” ujar Bupati Dony.
Ia juga mengingatkan pentingnya menciptakan iklim kerja yang kondusif, aman, dan nyaman sebagai fondasi untuk melahirkan ASN yang profesional.
Bupati Dony menekankan bahwa capaian tersebut harus dijaga, dipertahankan, dan ditingkatkan. Menurutnya, kinerja unggul hanya dapat dicapai jika ASN Sumedang bekerja dengan hati. “Harus bekerja dengan hati. Live is now. Luruskan niat dalam bekerja, jalankan sesuai aturan, dan hadirkan kualitas dalam setiap kinerja,” tegasnya.
Kepala BKPSDM Sumedang Ate Hadan Adi Gunawan, mengatakan, capaian BKPSDM selama ini merupakan hasil kerja seluruh jajaran yang terus berkomitmen mewujudkan birokrasi profesional, responsif, dan berorientasi hasil.
“Berbagai indikator kinerja BKPSDM menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Indeks Profesionalitas ASN kini berada di peringkat ke-4 dari 37 kabupaten/kota di Jawa Barat, dan nilai Reformasi Birokrasi BKPSDM yang masuk 5 besar di Jawa Barat,” ujarnya.
BKPSDM akan terus memperkuat transformasi digital dengan meningkatkan kualitas layanan kepegawaian, serta mendorong pengembangan talenta ASN.
“BKPSDM tidak hanya mengelola administrasi ASN. Tugas kami adalah membangun talenta dan menyiapkan ASN yang kompeten untuk mendukung visi Sumedang Simpati menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.













