Tol Bocimi Bakal Nyambung ke Padalarang Lewat Tol Baru

KabarSunda.com- Pemerintah berencana melanjutkan jaringan jalan tol di jalur Puncak, Jawa Barat, dari Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) hingga tembus ke Padalarang, Kabupaten Bandung.

Direktur Utama PT Trans Jabar Tol Abdul Hakim Supriyadi mengatakan, Tol Bocimi Seksi 4 Sukabumi Barat-Sukabumi Timur nantinya akan terhubung dengan ruas tol baru ke arah Cianjur, Ciranjang, dan Padalarang.

Once itu dilelang itu akan jadi cukup menarik,” kata Abdul Hakim dalam media visit di Tol Bocimi pada Kamis, 11 Desember 2025.

Adapun rencana jaringan jalan tol tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 367/KPTS/M/2023 tentang Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tentang Rencana Umum Jaringan Jalan Nasional Tahun 2020-2040.

Dalam beleid tersebut tertulis bahwa terdapat dua rencana ruas tol di jalur Cianjur, Ciranjang, dan Padalarang, yakni Ruas Sukabumi-Ciranjang sepanjang 28,8 kilometer dan Ruas Ciranjang-Padalarang sepanjang 27,8 kilometer.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Rachman Arief Dienaputra menjelaskan bahwa proyek tersebut masih dalam tahapan feasibility study (FS) atau studi kelayakan.

“Tindak lanjutnya akan melihat dari hasil FS-nya,” kata Rachman Arief dikutip dari Kompas.com, Jumat, 12 Desember 2025.

Ia juga menegaskan bahwa rencana Ruas Tol Sukabumi-Ciranjang dan Tol Ciranjang-Padalarang merupakan ruas terpisah dari Tol Bocimi.

Tol Bocimi Seksi 3 Selesai 2026

Pembangunan Tol Bocimi Seksi 3 Cibadak-Sukabumi Barat sepanjang 13,9 kilometer ditargetkan rampung pada Juni 2026.

Ruas tol ini akan memudahkan perjalanan pengguna jalan yang ingin berwisata ke bagian barat Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

“Untuk Seksi 3 yang sedang kita bangun betul sekitar 66 persen progresnya, kita upayakan selesai tahun depan,” kata Abdul Hakim Supriyadi.

Adapun salah satu tantangan pembangunan Tol Bocimi adalah penyediaan bahan baku konstruksi.

“Itu menjadi tantangan kami, dari sisi kontraktornya sebetulnya, nanti kita juga minta kontraktor dulu cari solusi-solusi,” ujarnya.

Sementara untuk Tol Bocimi Seksi 4 yang membentang dari Sukabumi Barat-Sukabumi Timur sepanjang 13,05 kilometer saat ini masih dalam tahap pembebasan lahan dengan progres kurang dari 10 persen.

“Kita memang bisa mulai konstruksi itu ketika lahannya yang sudah dibebaskan paling enggak 75-80 persen,” ucapnya.

Sebagai informasi, Tol Bocimi memiliki 4 seksi dengan panjang total 54 kilometer. Seksi 1 Ciawi-Cigombong sepanjang 15,35 kilometer dan Seksi 2 Cigombong-Cibadak sepanjang 11,9 kilometer telah beroperasi.

Tol Bocimi merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan total nilai investasi sekitar Rp 7,77 triliun.