KabarSunda.com- Pemerintah Kabupaten Sukabumi memperingati Hari Ibu ke-97 tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar di Grand Sulanjana, Senin (22/12/2025).
Peringatan tersebut dirangkaikan dengan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan dihadiri unsur pemerintah daerah serta Forkopimda.
Bupati Sukabumi dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi momentum refleksi atas perjuangan dan kontribusi perempuan Indonesia, khususnya para ibu, dalam membangun keluarga dan masyarakat.
“Ibu adalah jantung keluarga dan pilar utama pembentukan karakter generasi penerus. Hari Ibu menjadi pengingat akan kekuatan, ketangguhan, dan peran strategis ibu dalam kehidupan sosial,” ujarnya.
Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat dukungan terhadap pemberdayaan perempuan agar semakin berdaya, terlindungi, dan berperan aktif di berbagai sektor pembangunan.
Ia juga menekankan pentingnya peran Tim Penggerak PKK sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Dengan 10 Program Pokok PKK, gerakan ini dinilai telah memberikan kontribusi nyata, terutama dalam peningkatan kesejahteraan keluarga.
“Ke depan, peran kader PKK perlu terus diperkuat melalui peningkatan kapasitas dan pelatihan yang relevan dengan perkembangan zaman, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah,” katanya.
Bupati menambahkan bahwa fokus program PKK perlu diarahkan pada isu-isu prioritas, seperti percepatan penurunan stunting, penguatan ekonomi keluarga melalui UMKM, serta pemanfaatan lahan pekarangan melalui program Hatinya PKK.
Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kader PKK di berbagai tingkatan yang telah bekerja tanpa lelah mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Sukabumi.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sukabumi menyampaikan bahwa PKK hadir di tengah masyarakat dengan semangat gotong royong dan kebersamaan. Menurutnya, PKK memiliki peran strategis dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Ibu sebagai momentum meningkatkan rasa hormat dan cinta kepada ibu, yang jasanya tidak ternilai dan tidak tergantikan.
Peringatan Hari Ibu ke-97 tersebut diisi dengan penyerahan penghargaan dan bantuan, serta ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur.













