KabarSunda.com- Pergerakan wisatawan ke wilayah Bandung Selatan, yakni Ciwidey dan Pangalengan, terpantau masih stabil pada momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Sebaliknya, lonjakan kendaraan justru terjadi secara signifikan di jalur Nagreg yang menjadi perlintasan utama menuju Garut, Tasikmalaya, dan Pangandaran.
Humas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo mengungkapkan, hingga hari kedua Natal, masyarakat dan wisatawan masih terkonsentrasi di pusat Kota Bandung.
“Pergerakan masyarakat menuju arah wisata Ciwidey maupun Pangalengan cenderung masih sangat stabil. Kemungkinan besar, wisatawan baru akan mulai bergerak masuk ke wilayah selatan pada hari ini,” ujar Eric saat memberikan keterangan melalui sambungan telepon, Jumat, 26 Desember 2025.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, peningkatan arus ke arah Ciwidey pada 24 Desember hanya sebesar 14 persen dari Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR).
Angka tersebut bahkan menurun pada 25 Desember dengan kenaikan hanya 4 persen.
Kondisi serupa terjadi di jalur Pangalengan yang trennya masih berada di bawah angka LHR normal.
Kondisi berbeda 180 derajat terjadi di gerbang keluar Bandung via Nagreg. Jalur ini mengalami kepadatan luar biasa akibat perpaduan arus wisatawan menuju Pangandaran dan Cipanas (Garut), serta warga yang memanfaatkan libur empat hari untuk mudik.
“Peningkatan di Nagreg sangat signifikan. Pada 24 Desember, arus kendaraan melonjak hingga 130 persen dengan jumlah 95.388 kendaraan. Sedangkan pada 25 Desember, tercatat 87.198 kendaraan yang melintas,” papar Eric.
Sebagai perbandingan, lalu lintas harian normal di jalur Nagreg biasanya hanya berkisar di angka 40.164 kendaraan per hari.
Faktor cuaca dan prediksi arus balik
Eric memprediksi, puncak keberangkatan terakhir akan terjadi pada hari Jumat ini. Memasuki hari Sabtu dan Minggu, arus lalu lintas diperkirakan akan berbalik arah seiring dengan berakhirnya masa libur Natal.
“Besok dan Minggu kemungkinan sudah mulai ada arus balik dari arah Garut dan Tasikmalaya menuju Bandung. Apalagi ada pertandingan Persib, biasanya warga lokal sudah mulai kembali,” tambahnya.
Meski cuaca di wilayah Soreang dan sekitarnya terpantau mendung dan cenderung gelap, Dishub Kabupaten Bandung berharap hal tersebut tidak menyurutkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Ciwidey dan Pangalengan demi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata.
Pihak Dishub akan terus melakukan pemantauan volume kendaraan selama 24 jam penuh untuk mengantisipasi kemacetan di titik-titik rawan wisata maupun jalur utama mudik.













