Kontur Tanah Labil Hambat Pencarian Korban Longsor Cisarua KBB

KabarSunda.com- Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian korban tertimbun material longsor di Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Pada hari ke empat operasi pencarian, petugas mulai mengerahkan alat berat dan juga tim K-9 atau anjing pelacak.

Direktur Operasi dan Siaga Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bramantyo mengatakan, sampai dengan hari ini, petugas masih berupaya mencari puluhan korban yang masih tertimbun.

Operasi pencarian sempat mengalami kendala sebab cuaca yang tidak mendukung.

Selain itu, tantangan terbesar dalam operasi SAR masih berasal dari kondisi alam dan kontur tanah yang labil.

“Tantangan terbesar hari ini masih sama seperti kemarin, selain faktor alam juga kontur tanah. Karena di lapangan, begitu kami angkat satu bagian, kadang langsung terjadi pergerakan tanah lagi,” kata Bramantyo saat ditemui di Pos Basarnas Pasirlangu, Selasa, 27 Januari 2026.

Terkait potensi longsor susulan, ia menegaskan Basarnas tetap mengedepankan aspek keselamatan.

“Untuk potensi longsor susulan, saya tidak berani menjawab. Itu kewenangan tim terkait.

“Yang penting kami tetap berdoa dan di setiap lokasi sudah ditempatkan safety officer. Organisasi sudah kami atur agar pelaksanaan maksimal,” lanjutnya.

Penanganan jenazah, lanjut dia, dilakukan sesuai prosedur dengan dukungan tenaga medis.

Sementara itu, akses keluarga korban ke area terdampak masih dibatasi demi keselamatan.

“Terkait kondisi jenazah, kita upayakan penanganan sebaik mungkin. Kita siapkan vaksin, ada dukungan dari tenaga kesehatan dan dokter. SOP di lapangan tetap ketat dari awal sampai sekarang,” pungkasnya.