KabarSunda.com- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berkomitmen, di masa periode kepemimpinannya betekad untuk mewujudkan pembangunan jalan Tol Getaci sampai Tasikmalaya yang juga disebut Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya (Cigatas).
Dedi Mulyadi menargetkan, konstruksi proyek Tol Cigatas harus bisa dimulai pada tahun 2026.
Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan pembanguan Tol Cigatas, Dedi Mulyadi mengaku secara intensif telah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat.
Tol Cigatas sendiri sebenarnya merupakan bagian dari pembangunan Tol Getaci yang membentang sepanjang 206,6 kilometer mulai dari Gedebage hingga Cilacap.
Ia menargetkan pada 2027 seluruh jalan di Jawa Barat mulai jalan nasional, jalan tol, jalan provinsi, jalan kabupaten, hingga jalan desa harus sudah terkoneksi dengan baik dalam keadaan mulus.
Dedi Mulyadi meyakini, dengan lancarnya konektivitas transportasi jalan antardaerah antarkota, akan melahirkan sirkulasi ekonomi yang lancar pula hingga ke pelosok Jabar.
Tekadnya untuk mewujudkan Tol Getaci sampai Tasikmalaya atau Cigatas sejalan dengan pernyataan yang dilontarkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) beberapa waktu lalu di Jakarta.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Willan Oktavian menegaskan, pembangunan proyek jalan tol Getaci dipastikan akan berjalan sesuai target bersama dengan jalan tol Gilimanuk-Mengwi di Pulau Bali.
Namun khusus pembangunan Jalan Tol Getaci, kini diputuskan prioritas utamanya hanya sampai Tasikmalaya (sekitar 95 km) yang disebut Cigatas.
“Sementara (hanya Gedebage-Tasikmalaya baru kemudian dilanjut Tahap 2 Tasikmalaya-Cilacap). Eksesnya seperti itu,” kata Willan Oktavian di Jakarta.
Pengerjaan pembangunan jalan Tol Getaci sampai Tasikmalaya atau Cigatas akan dilakukan dalam dua seksi.
Seksi 1 Gedebage – Garut Utara (45,20 km) dan Seksi 2 Garut Utara – Kota Tasikmalaya (50,32 km) Jalan Tol Getaci sampai Tasikmalaya yang disebut juga Tol Cigatas, akan masuk lelang dilanjut pengerjaan konstruksi di tahun 2026 ini, dan ditargetkan bisa beropersi penuh di tahun 2029.
Di kesempatan terpisah, Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan, sebenarnya ada 4 proyek pembangunan jalan tol yang bakal segera dieksekusi mulai tahun ini agar bisa beroperasi tahun 2029.
“Tahun ini rencana ada empat (proyek jalan tol). Sentul Selatan-Karawang Barat, terus di Bali, terus Gedebage-Tasik, dan Pejagan- Cilacap, cuma semua memang masih proses due diligence (pemeriksaan dan analisis menyeluruh) ya,” kata Dody Hanggodo.
Namun dia mengungkapkan, dari 4 ruas tersebut, Tol Getaci ruas Gedebage-Tasikmalaya (Cigatas) dan Sentul Selatan-Karawang Barat berpotensi lebih cepat terealisasi (terwujud).
Pasalnya jelas Menteri PU pada saat melakukan kunjungan kerja ke Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu, kedua ruas jalan tol tersebut memiliki daya tarik investasi dan tingkat lalu lintas (traffic) yang lebih tinggi.
“Mudah-mudahan sih tahun 2026 bisa kami selesaikan, dari empatnya mungkin dualah (ruas Gedebage- Tasikmalaya dan Sentul Selatan-Karawang Barat) bisa kita selesaikan,” katanya.
Ada 6 Gerbang Tol Rute jalan Tol Cigatas atau Getaci sampai Tasikmalaya akan melewati Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya dan berakhir di Kota Tasikmalaya.
Di rute Jalan Tol Cigatas atau Tol Getaci sampai Tasikmalaya tersebut telah ditetapkan bakal ada 6 exit tol (Gerbang Tol) untuk keluar masuk kendaraan yakni;
- Gerbang Tol Tol Majalaya Kab. Bandung
- Gerbang Tol Nagreg Kab. Bandung
- Gerbang Tol Garut Utara
- Gerbang Tol Garut Selatan
- Gerbang Tol Singaparna Kab. Tasikmalaya
- Gerbang Tol Kawalu Kota Tasikmalaya











