KabarSunda.com- Pemerintah Kabupaten Sumedang terus memperkuat langkah strategis dalam menurunkan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka.
Menurut Sekda Tuti Ruswati untuk menyusun langkah strategis itu sudaj digelar Rapat Koordinasi Pengentasan Kemiskinan dan Penurunan Pengangguran secara Zoom Meeting, Selasa (03/02/2026).
Rakor bersama Bapperida, camat, kepala desa itu untuk menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam penanganan kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Sumedang.
“Kami membahas berbagai isu strategis, diantaranya perkembangan indikator makro daerah, seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tingkat kemiskinan, serta tingkat pengangguran terbuka,” ujar Tuti.
Dalam Rakor dibahas pentingnya akurasi dan validitas data, yang bersumber dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) dan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), sebagai dasar penyusunan kebijakan dan program yang tepat sasaran.
“Pengentasan kemiskinan dan penurunan pengangguran membutuhkan kolaborasi lintas sektor, perencanaan yang matang, serta dukungan data yang akurat agar kebijakan yang diambil benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Tuti menyebutkan, camat dan kepala desa merupakan garda terdepan pelayanan kepada masyarakat karena berinteraksi secara langsung dengan warga.
“Pemerintah kabupaten memiliki peran strategis dalam memobilisasi dan mengoordinasikan seluruh camat dan kepala desa agar program pemerintah berjalan selaras dan tepat sasaran,” katanya.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa harus terus terjaga dan diperkuat, mengingat keduanya memiliki peran yang sama-sama sentral dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Tuti berharap seluruh camat dan kepala desa dapat semakin proaktif, solid, dan berkomitmen dalam mendukung program pengentasan kemiskinan dan penurunan pengangguran di wilayahnya masing-masing.











