Depok Bersiap Sejak Dini, PMI Bentuk Pokja EQR Sibat

Armada tanggap bencana PMI Kota Depok. (Foto:Dok.Narasumber)

KabarSunda.com- Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok terus memperkuat kesiapsiagaan bencana di wilayah. Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan rencana pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Earthquake Readiness (EQR) Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) di setiap kecamatan.

Ketua PMI Kota Depok, Dudi Mi’raz, mengatakan pembentukan Pokja EQR Sibat bertujuan untuk meningkatkan ketahanan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, khususnya gempa bumi.

“InsyaAllah tahun ini kami akan membentuk Pokja EQR Sibat di setiap kecamatan. Targetnya pada bulan Agustus sudah terbentuk dan mulai aktif,” ujarnya, Jumat (06/02/26).

Menurutnya, meskipun Kota Depok tidak termasuk daerah rawan bencana, upaya antisipasi tetap perlu dilakukan sebagai langkah kewaspadaan dini.

Hal tersebut penting untuk mempersiapkan masyarakat dalam melakukan evakuasi awal, baik terhadap diri sendiri maupun barang berharga.

“Kesadaran dan kesiapsiagaan harus dibangun sejak dini. Masyarakat juga dapat berperan aktif dengan memberikan informasi apabila terdapat potensi bencana di lingkungannya,” jelasnya.

Ia mencontohkan, potensi bencana bisa berupa retakan tanah yang berisiko longsor atau kondisi lingkungan lain yang perlu segera ditindaklanjuti.

Lebih lanjut, Dudi menambahkan, Pokja EQR Sibat yang akan dibentuk nantinya direncanakan diketuai oleh Sekretaris Camat (Sekcam) di masing-masing kecamatan.

Sekcam memiliki peran penting dalam melaporkan setiap kejadian atau potensi bencana kepada PMI Kota Depok.

“Dengan adanya Pokja EQR Sibat ini, kami berharap informasi dapat tersampaikan dengan cepat dan akurat, serta menjangkau seluruh wilayah, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” tandasnya.