Ibu Hamil dan Menyusui, Sebaiknya Boleh Puasa atau Tidak? Berikut Penjelasannya

Ilustrasi by Diskominfo Depok.

KabarSunda.com- Puasa di Bulan Ramadan menjadi ibadah yang memiliki nilai penting bagi umat muslim.

Namun, bagi ibu hamil dan ibu menyusui berpuasa membutuhkan perhatian ekstra agar tidak berdampak buruk pada kesehatan ibu maupun sang buah hati.

Ibu hamil dan menyusui tetap dapat berpuasa selama kondisi kesehatannya baik.

Tentunya dengan kebutuhan gizi harian yang tidak boleh berkurang hanya karena perubahan jam makan selama Ramadan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Devi Mayori, mengungkapkan kunci utama selama berpuasa adalah memadatkan asupan gizi dari waktu berbuka hingga sahur.

“Pastikan makanan yang dikonsumsi tidak hanya mengenyangkan, tetapi lengkap mengandung karbohidrat, protein, sayur, dan buah,” ujarnya kepada berita.depok.go.id. Senin (23/02/26).

Dirinya menambahkan, ibu hamil juga dianjurkan tetap makan dengan pola porsi kecil, namun lebih sering di malam hari.

Selain itu, dimulai dari berbuka dengan makanan ringan, dilanjutkan makan utama, kudapan malam, hingga sahur dengan menu lengkap dan bergizi.

Tidak hanya itu, kecukupan cairan juga menjadi perhatian penting.

Ibu hamil disarankan memenuhi kebutuhan cairan sebanyak 8–12 gelas per hari yang dibagi secara bertahap sejak berbuka sampai sahur.

“Ini menyusui membutuhkan lebih banyak cairan, yakni sekitar 12–14 gelas per hari, tergantung fase menyusui, agar terhindar dari dehidrasi dan produksi ASI tetap baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Devi menambahkan batasi minuman berkafein seperti kopi, teh kental, dan minuman bersoda karena dapat memicu rasa haus berlebih selama puasa.

Asupan harian pada ibu hamil harus terdiri dari komposisi yang seimbang.

Pada porsi makanan pokok umumnya berkisar 5–6 porsi per hari sesuai trimester, dilengkapi protein hewani dan nabati, sayur, buah, serta lemak sehat.

Dikatakan Devi, Ibu hamil harus tetap rutin mengonsumsi tablet tambah darah atau multivitamin di waktu malam hari setelah makan.

“Hindari konsumsi tablet bersamaan dengan teh, kopi, susu, atau obat maag karena dapat menghambat penyerapan zat besi,” tegasnya.

Devi mengimbau, agar ibu hamil dan menyusui tidak memaksakan diri berpuasa apabila kondisi tubuh tidak memungkinkan.

“Puasa adalah ibadah, tetapi kesehatan ibu dan bayi tetap menjadi prioritas utama. Jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum memutuskan berpuasa,” tutupnya.