Hukrim  

Baresan Olot Beri Gelar Kehormatan “Satria Adhyaksa Nusantara” kepada Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin

Sekretaris Jenderal Baresan Olot Masyarakat Adat Jawa Barat, Eka Santosa (kanan) menyerahkan penghargaan gelar kehormatan “Satria Adhyaksa Nusantara” kepada Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin.

KabarSunda.com- Momentum peringatan HUT ke-75  Persatuan Jaksa Indonesia dimaknai secara berbeda oleh Komunitas Adat Jawa Barat. Peringatan HUT ke-75 Persatuan Jaksa Indonesia diketuai oleh Asep Nana Mulyana.

‎Melalui Baresan Olot Masyarakat Adat Jawa Barat, mereka tidak hanya hadir sebagai tamu dalam peringatan tersebut, tetapi juga membawa tradisi penghormatan kepada tokoh dan institusi yang dinilai berjasa bagi bangsa.

‎Dalam kesempatan itu, Baresan Olot menyampaikan apresiasi kepada institusi Kejaksaan Republik Indonesia atas kinerja dan kontribusinya dalam penegakan hukum di tanah air.

‎Tradisi pemberian penghargaan ini disebut sebagai bentuk kearifan lokal yang telah lama dijaga oleh komunitas adat, yakni mengangkat dan menghormati putra-putri terbaik bangsa berdasarkan rekam jejak dan pengabdian mereka.

‎Tahun ini, penghargaan berupa gelar kehormatan “Satria Adhyaksa Nusantara” dianugerahkan kepada Kejaksaan Agung RI dan secara khusus kepada Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin bertempat di Badan Diklat Kejaksaan Republik Indonesia Jakarta

‎Gelar tersebut diberikan setelah melalui proses pengamatan dan penelusuran terhadap kinerja institusi serta kepemimpinannya.

‎Menurut Baresan Olot, kepemimpinan Burhanuddin dinilai berhasil menjalankan tugas pokok dan fungsi Kejaksaan, terutama dalam menangani persoalan hukum strategis serta upaya menjaga dan memperjuangkan aset-aset negara.

‎“Ini bukan sekadar simbol, tetapi bentuk pengakuan adat terhadap dedikasi dan integritas dalam mengemban amanah negara,” ujar perwakilan komunitas.

‎Penganugerahan gelar tersebut diserahkan langsung oleh Duta Sawala sekaligus Sekretaris Jenderal Baresan Olot Masyarakat Adat Jawa Barat, Eka Santosa.

‎Kehadiran komunitas adat dalam peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ini menjadi warna tersendiri, memperlihatkan bahwa sinergi antara nilai-nilai tradisional dan institusi negara dapat berjalan beriringan dalam membangun kepercayaan publik serta memperkuat penegakan hukum di Indonesia.