KabarSunda.com- Kecamatan Bojongloa Kidul berhasil meraih gelar Juara Umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-49 Tingkat Kota Bandung Tahun 2026. Posisi kedua ditempati Kecamatan Bandung Kulon, sedangkan Kecamatan Rancasari berada di peringkat ketiga.
Penutupan MTQ ke-49 digelar di Kota Bandung pada Kamis, 23 Juli 2026. Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyatakan, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan wahana pembinaan generasi Qurani yang akan menjadi fondasi pembangunan Kota Bandung.
“Musabaqah Tilawatil Quran bukan sekadar sebuah kejuaraan yang mempertemukan para qari, qariah, hafiz, hafizah, dan peserta terbaik dari seluruh Kota Bandung. Lebih dari itu, MTQ merupakan wadah pembinaan generasi Qurani serta momentum untuk semakin mendekatkan kita kepada nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Farhan.
Ia mengaku bangga melihat kualitas peserta yang tampil pada MTQ tahun ini. Menurutnya, lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan para peserta mampu menghadirkan suasana yang menyejukkan sekaligus mengingatkan akan pentingnya memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.
Farhan juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta. Menurutnya, kemenangan memang menjadi harapan setiap peserta, namun mereka yang belum berhasil meraih prestasi tetap telah menorehkan ikhtiar yang bernilai ibadah.
“MTQ merupakan ikhtiar yang mulia untuk mempelajari, memahami, mencintai, mengamalkan, serta mempraktikkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, semangat belajar, berlatih, dan terus berprestasi harus senantiasa kita pelihara,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Farhan menyampaikan tekad Pemerintah Kota Bandung untuk membawa penyelenggaraan MTQ ke level yang lebih tinggi.
Ia menargetkan Kota Bandung dapat menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat pada tahun 2027. Apabila belum memungkinkan, Pemkot akan terus mengupayakannya pada tahun-tahun berikutnya.
“Insyaallah Kota Bandung mampu menjadi tuan rumah yang membanggakan. Mari kita terus menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai fondasi pembangunan Kota Bandung yang unggul, terbuka, amanah, maju, dan berkelanjutan dalam setiap sendi kehidupan masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia MTQ ke-49 Tingkat Kota Bandung, Saripudin menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar selama lima hari pelaksanaan.
Menurutnya, seluruh cabang dan golongan yang diperlombakan telah dinilai secara objektif oleh Dewan Hakim sesuai ketentuan yang berlaku.
“Sejak awal para dewan hakim telah berkomitmen memberikan penilaian secara seadil-adilnya, seobjektif mungkin, dan sebaik-baiknya,” ujar Saripudin.
Ia juga mengapresiasi seluruh panitia, dewan hakim, peserta, kafilah, serta semua pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQ ke-49 Tingkat Kota Bandung.
Melalui penyelenggaraan MTQ ini, Pemerintah Kota Bandung berharap pembinaan generasi Qurani terus diperkuat, sekaligus mempersiapkan kafilah terbaik untuk mengharumkan nama Kota Bandung pada MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat mendatang.












