KabarSunda.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sejumlah wilayah di Jawa Barat berpotensi mengalami kekeringan meteorologis pada periode 1-10 September 2026.
Dilansir akun Instagram @bmkg_jawabarat, wilayah dengan status Awas menjadi yang paling banyak, mencakup 18 kabupaten dan kota.
Kota Cimahi masuk kategori Waspada, sedangkan Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Tasikmalaya berada dalam kategori Siaga.
BMKG Jawa Barat menjelaskan, berdasarkan analisis iklim global terkini, dalam sepekan ke depan, fenomena El Nino diprakirakan masih berlangsung.
Kondisi tersebut, lanjut BMKG, ditunjukkan oleh indeks NINO 3.4 yang masih berada di sekitar +2,3 dan mengindikasikan potensi pengurangan curah hujan di sebagian wilayah Indonesia, termasuk Jawa Barat.
Sementara itu, labilitas atmosfer di wilayah Jawa Barat bervariasi pada kategori ringan hingga sedang.
Berikut rincian wilayah Jawa Barat yang berpotensi mengalami kekeringan meteorologis pada 1-10 September 2026:
Status Waspada:
- Kota Cimahi
Status Siaga:
- Kabupaten Pangandaran
- Kabupaten Tasikmalaya
Status Awas:
- Kabupaten Bandung
- Kabupaten Bandung Barat
- Kabupaten Bekasi
- Kabupaten Bogor
- Kabupaten Ciamis
- Kabupaten Cianjur
- Kabupaten Cirebon
- Kabupaten Garut
- Kabupaten Indramayu
- Kabupaten Karawang
- Kota Banjar
- Kota Bekasi
- Kabupaten Kuningan
- Kabupaten Majalengka
- Kabupaten Purwakarta
- Kabupaten Subang
- Kabupaten Sukabumi
- Kabupaten Sumedang
Masyarakat diimbau untuk mengantisipasi dampak yang mungkin ditimbulkan, seperti berkurangnya ketersediaan air bersih, meningkatnya risiko kekeringan pada sektor pertanian, dan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.












