KabarSunda.com- LSM Trinusa berencana melakukan aksi unjuk rasa ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengawal proses pengusutan korupsi iklan Bank BJB.
Rencananya, aksi demonstrasi akan dilaksanakan pada Senin 5 Mei 2025.
Ait M Sumarna, Ketua DPD LSM Trinusa Jawa Barat, mengatakan pihaknya akan terus mengawal proses penegakan hukum terkait dugaan korupsi dana iklan bank daerah tersebut.
“Ada dana yang diduga digunakan pihak Bank BJB untuk memenuhi kebutuhan dana non-bujeter. Namun, KPK belum menjelaskan secara rinci mengenai dana tersebut,” katanya, Selasa 29 April 2025.
Sebagaimana diketahui, KPK telah menetapkan lima tersangka perkara dana iklan Bank BJB periode 2021-2023.
Dua di antaranya merupakan pihak internal Bank BJB, yakni mantan Dirut Bank BJB Yudi Reinaldi (YR) dan mantan Corsec bank tersebut Widi Hartoto (WH).
Sisanya ialah pengendali agensi iklan PT CKMB, PT CKSB, PT AM, PT CKM, PT BSCA, dan PT WSBE.
Diantara dana yang dikelola Divisi Umum Bank BJB sebesar Rp 820 miliar, Divisi Corporate Secretary (Corsec) mengelola dana iklan sebesar Rp 801 miliar untuk pemasangan iklan di media televisi, cetak dan online sebesar Rp 801 miliar.
Dari anggaran Rp 409 miliar itu, hanya sekitar Rp 100 miliar yang benar-benar digunakan untuk iklan, selisih Rp 222 miliar yang kemudian fiktif.
Ait mengatakan pihaknya juga sudah menyurati Kejaksaan Negeri Bandung dengan nomor Nomor: 014/Komf.kjr/TRINUSA-DPD Jabar/IV/2025 untuk menanyakan proses penanganan hukumnya.
“Kejari Kota Bandung telah memanggil dan memeriksa perusahaan agensi yang terlibat dalam proyek biro iklan Bank BJB pada awal tahun 2025, namun sampai saat ini tidak terdengar lagi bagaimana kelanjutannya,” pungkasnya.











