KabarSunda.com- Kunjungan wisatawan di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkubanparahu berjalan normal.
Apalagi, gempa frekuensi rendah di gunung tersebut telah mengalami penurunan.
Direktur Operasional Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkubanparahu, Ruslan Kaban mengatakan bahwa, wisatawan masih berdatangan meski tidak mengalami lonjakan signifikan.
“Masih normal, memang belum ada kenaikan signifikan (angka kunjungan),” kata Ruslan, Jumat, 6 Juni 2025.
Ruslan mengungkapkan, setidaknya ada 1000 wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke TWA Gunung Tangkubanparahu per hari.
“Lokal cukup banyak, mancanegara juga cukup banyak, tapi belum seperti biasa. Kalau rata-rata sehari 1000 wisatawan,” ungkapnya.
Di momen libur panjang Idul Adha 2025, puncak kunjungan wisatawan diprediksi akan terjadi pada Sabtu, 7 Juni 2025.
“Biasanya besok, tapi kalau besok tidak, ya berarti landai, jadi antara Sabtu dan Minggu,” tandasnya.
Sebelumnya, aktivitas vulkanik berupa gempa frekuensi rendah di Gunung Tangkubanparahu mulai menurun.
Catatan Badan Geologi pada Kamis (5 Juni 2025) hingga pukul 12.00 WIB, gempa frekuensi rendah Gunung Tangkubanparahu terjadi sebanyak 74 kali. Satu hari sebelumnya, Rabu (4 Juni 2025) gempa yang sama terjadi sebanyak 202 kali.
“Lebih rendah dibandingkan rekaman pada Selasa (3/6) yang mencapai 270 kejadian,” kata Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid dalam keterangan resmi yang dikutip, Jumat, 6 Juni 2025.
Muhammad Wafid menilai angka kejadian gempa frekuensi rendah di Tangkubanparahu masih tinggi yang menunjukkan adanya perubahan dalam dinamika aktivitas vulkaniknya.
“Meskipun secara keseluruhan tingkat aktivitas Gunung Tangkubanparahu masih pada level I (Normal),” ungkapnya.
Dia mengimbau kepada masyarakat di sekitar Gunung Tangkubanparahu maupun wisatawan untuk tidak mendekati area dasar kawah, tidak berlama-lama di kawasan aktif.
“Segera menjauh jika teramati peningkatan intensitas embusan atau tercium bau gas menyengat. Meski aktivitas menurun kewaspadaan tetap harus dijaga,” katanya.













