Dualisme Kepengurusan Bandung Zoo, 7 Satwa Tewas dan Siamang Stres  

Siamang yang stres diatas pohon.

KabarSunda.com- Sejak Taman Safari Indonesia (TSI) kembali mengambil alih pengelolaan Bandung Zoo per 20 Maret 2025, sedikitnya tujuh satwa dilaporkan mati, dari berbagai spesies. Empat di antaranya tewas dalam waktu yang berdekatan selama Mei hingga awal Juni.

Kondisi ini diperburuk ada dualisme kepemimpinan Bandung Zoo. satu sisi, manajemen baru yang dikomandoi oleh Taman Safari Indonesia (TSI) membawa serta general manager, tim operasional, hingga vendor dan pengamanan sendiri.

Di sisi lain, manajemen lama Bandung Zoo masih menjalankan struktur serupa. Factor inilah yang membuat salah satunya berapa spesies satwa mati dan stress.kata Sumber KabarSunda,Rabu,18 Juni 2025.

Benturan wewenang ini berimbas langsung pada kelangsungan hidup satwa

Tidak ada komunikasi yang jelas antar dua kubu manajemen. Perawatan satwa jadi korban. Ini bukan soal ego, tapi nyawa yang melayang. ujar sumber

Tidak ada penjelasan transparan dari pihak manajemen.

Banyak pihak menyesalkan matinya tujuh satwa dari berbagai spesies di Bandung Zoo dan stresnya seekor siamang jantan bernama Mazda. Satwa itu tak makan, tak minum, dan tak berani menyentuh tanah setelah insiden jatuh menyentuh pagar listrik.

Siamang ini jatuh saat dipaksa keluar ke kandang exhibit. Dia menyentuh pagar kejut, lalu tercebur ke kolam. Sejak itu, dia tak berani turun.

Siamang berusia 12 tahun itu seharusnya rutin kembali ke kandang tidur setiap sore. Namun sejak Senin (9/6), ia membangkang rutinitasnya. Penyebabnya bukan sekadar trauma fisik, tapi luka psikologis akibat perlakuan yang disebut sebagai “eksperimen” dari salah satu keeper senior yang merupakan bagian dari manajemen baru yang dibawa oleh Taman Safari Indonesia (TSI).

Masalahnya bukan berhenti di Mazda, namun benturan wewenang ini berimbas langsung pada kelangsungan hidup satwa.

Belum ada penjelasan resmi dari manajemen gabungan  Bandung Zoo terkait tujuh satwa mati dan kondisi Mazda yang stress.