500 Rumah di Bandung Direnovasi, Warga Kopo Rasakan Hunian Layak

KabarSunda.com- Warga Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojongloa Kaler, senang menerima kunci rumah barunya.

Rabu, 3 September 2025, menjadi hari bersejarah bagi 120 keluarga yang rumahnya direnovasi melalui Program Gotong Royong Renovasi Rumah Merah Putih.

Acara serah terima kunci bukan sekadar simbolis. Ia menjadi wujud nyata bagaimana negara, pemerintah daerah, dan masyarakat berkolaborasi menghadirkan hunian yang lebih manusiawi.

Dari total komitmen 500 rumah di Bandung, 126 unit sudah selesai, 54 unit masih dalam pengerjaan, dan sisanya ditargetkan rampung sebelum Lebaran 2026.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut ini sebagai bukti kolaborasi. Dengan dukungan Yayasan Buddha Tzu Chi, program renovasi berjalan serentak di berbagai daerah.

Secara nasional, Tzu Chi berkomitmen merenovasi 4.000 rumah, dengan 358 unit telah selesai dan ribuan lainnya menyusul.

Bagi warga penerima manfaat, rumah baru ini lebih dari sekadar tembok dan atap. Ia adalah pengganti rasa cemas ketika hujan deras mengguyur rumah yang dulu bocor, atau ketika dinding rapuh terancam roboh. Kini, ada ruang yang lebih sehat untuk tumbuh, belajar, dan beristirahat dengan tenang.

Menteri Pekerjaan dan Perumahan Rakyat, Maruarar Sirait, menekankan bahwa sektor perumahan mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto.

Bukan hanya soal hunian, tapi juga ekonomi. Setiap rumah yang dibangun menggerakkan roda usaha: dari industri bahan bangunan hingga kesempatan kerja bagi tukang, buruh, hingga pedagang kecil di sekitar lokasi proyek.

Di Jawa Barat sendiri, Gubernur Dedi Mulyadi menargetkan tiga tahun ke depan tak ada lagi rumah kumuh. Setiap rumah harus memiliki MCK yang layak. Pemerintah juga menyiapkan perlindungan bagi pekerja informal yang terlibat, agar mereka tetap terlindungi jika mengalami risiko kerja.

Momentum di RW 12, Kopo, menjadi pengingat bahwa rumah layak adalah hak setiap warga. Lebih dari sekadar bangunan, ia adalah pondasi martabat.

Dengan semangat gotong royong lintas agama dan sektor, Kota Bandung menunjukkan bahwa harapan bisa dibangun setahap demi setahap, dimulai dari atap yang kokoh dan dinding yang hangat untuk keluarga.