KabarSunda.com- Pertemuan tokoh Sunda dan organisasi kasundaan Forum Penjaga Warisan Sunda (PEWARIS) pada Jumat, 19 September 2025, membicarakan penyelamatan Kebun Binatang Bandung Zoo sebagai situs sejarah dan budaya Sunda di Kantor pusat Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Jl.Braga Bandung.
Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk menyatukan pemikiran dan menjaga warisan budaya Sunda di masa kini.
Forum Penjaga Warisan Sunda (PEWARIS) adalah salah satu organisasi yang aktif dalam upaya pelestarian buda kasundaan.
Kegiatan semacam ini juga mencerminkan pentingnya tokoh-tokoh Sunda berkumpul untuk membahas masalah-masalah krusial terkait identitas dan kelestarian budaya Sunda.
Salah seorang tokoh Sunda yang tergabung di Forum Penjaga Warisan Sunda (PEWARIS) Dina Ahmad mengatakan, pertemuan tokoh Sunda dan organisasi kasundaan terkait maklumat penyelamatan Kebun Binatang Bandung Zoo sebagai situs sejarah dan kultural Kota Bandung.
Menurutnya, Kebon Binatang Bandung bukan sekadar arena rekreasi, melainkan simbol sejarah, identitas, dan warisan budaya Sunda yang tak boleh ditukar dengan kepentingan bisnis. Bandung Zoo adalah warisan sejarah urang Sunda, bukan milik segelintir kelompok. Jangan ada yang coba-coba merampasnya, tegas Dina Ahmad kepada KabarSunda, Sabtu (20/9/2025).
Lanjut Dina,”Pernyataan keras ini muncul di tengah polemik panjang antara Yayasan Margasatwa Tamansari, pengelola historis sejak era Raden Ema Bratakusumah dengan kelompok yang diduga kuat akan melakukan pengambilalihan secara sepihak sejak 2017”.pungkasnya.











