KabarSunda.com- Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaku usaha mikro dengan menyalurkan dana stimulan triwulan III Tahun 2025 kepada 367 Pedagang Kaki Lima (PKL) binaan dari kawasan PUSPA Siliwangi, PUSPA Langlang Buana, dan PUSPA Taman Kota.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., di PUSPA Siliwangi, Jumat malam, 17 Oktober 2025.
Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Bupati menyerahkan buku tabungan secara simbolis kepada perwakilan pedagang, menandai pencairan bantuan senilai Rp300 ribu per orang untuk periode Juli–September 2025 melalui Bank Kuningan.
“PKL adalah wajah ekonomi rakyat. Pemerintah hadir bukan sekadar menata, tapi memberi ruang tumbuh yang tertib dan indah,” ujar Dian.
Bupati Kuningan mendorong promosi kuliner khas Tiga Puspa agar lebih dikenal publik. Ia mengusulkan pembuatan katalog makanan dan minuman sebagai strategi memperkuat identitas kawasan kuliner.
Usulan Tambahan Waktu Car Free Day
Menanggapi aspirasi dari Heru, pedagang Mozarela, terkait penambahan satu jam pelaksanaan Car Free Day.
Lantas, Bupati menyatakan akan mempertimbangkan usulan tersebut dengan melihat kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.
Sementatra itu, Kepala Diskopdagperin Kuningan, Dr. Elon Carlan, S.Pd., M.Pd., menyebut program ini sebagai bagian dari pemulihan UMKM pascapandemi.
Ia menegaskan bahwa koordinasi dengan tiga paguyuban PKL terus dilakukan untuk menjaga kebersihan, inovasi menu, dan penerapan transaksi digital.
“Stimulan ini bukan sekadar bantuan, tapi bentuk keberpihakan pemerintah terhadap ekonomi rakyat,” tegas Elon.
Para pedagang juga menyatakan komitmen untuk menjaga ketertiban dan mendukung kebijakan daerah. Sri, pedagang jus di PUSPA Taman Kota, mengaku bantuan tersebut sangat membantu menambah modal usaha.
“Alhamdulillah, bisa buat tambahan modal. Semoga Puspa makin ramai dan tertib,” ujarnya.











