Ini Kepala Daerah Tertajir di Jawa Barat, Kalah Kekayaan Dedi Mulyadi 

KabarSunda.com- 27 kabupaten kota di Jawa Barat resmi dipimpin kepala daerah terbaru periode 2025-2030.

Salah satu kabupaten yang meraih upah minimum tertinggi di Jawa Barat resmi dipimpin Bupati terkaya di Jawa Barat.

Hingga disebut kekayaannya 30 kali lipat lebih besar dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Sebagai informasi, Jawa Barat resmi memiliki kepala daerah terbaru yang menjabat bupati wakil bupati atau wali kota wakil wali kota periode jabatan lima tahun mendatang.

Dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025, kabupaten kota di Indonesia telah resmi dipimpin oleh kepala daerah terpilih pada Pilkada 2024.

Salah satunya kabupaten yang masuk wilayah termakmur di Jawa Barat yaitu Karawang.

Dilansir dari karawangkab.go.id, kabupaten dengan luas wilayah 1.911,00 km2 ini resmi dipimpin oleh Bupati Aep Syaepuloh dan Wakil Bupati Maslani.

Diketahui bahwa kabupaten Karawang masuk dalam jajaran daerah yang sejahtera di wilayah Jawa Barat.

Hal ini dibuktikan dengan pencapaian angka Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga berlaku triwulan II tahun 2025 yang dicapai kabupaten Karawang yaitu Rp85.787,87 miliar.

Dalam sambutannya saat mengikuti Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Karawang, Komplek Pemda Karawang pada Senin (30 Juni 2025), Bupati Aep menjelaskan bahwa peran seluruh jajaran OPD hingga lintas sektor di pemerintahan Kabupaten Karawang dan berkoordinasi dengan masyarakat dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah.

Sehingga tidak ada lagi ketimpangan sosial baik pertumbuhan ekonomi hingga pembangunan antardaerah di kabupaten Karawang.

 “Pembangunan daerah contohnya jalan bukan sekadar infrastruktur, tetapi memastikan akses layak bagi warga guna mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi,” ujar Bupati Aep.

Sepak terjang Bupati Aep Syaepuloh dalam membangun kabupaten Karawang memang sudah melekat bagi warganya.

Pasalnya bupati Aep pernah menjabat sebagai wakil bupati Karawang periode jabatan 2021-2024 mendampingi Bupati Cellica Nurrachdiana.

Mantan politikus Partai PKS dan sekarang menjadi Kader Partai Gerindra ini juga seorang pengusaha sukses di bidang konstruksi.

Bupati Aep memimpin beberapa perusahaan di bidang konstruksi, meliputi PT Bintang Jaya Pratama Indonesia, PT Swastika Tunggal Pratama, dan PT Tri Panca Indonesia.

Beberapa proyek swasta juga dikerjakan dan bergerak di bidang rental alat berat, general supplier, ekspedisi, hingga bisnis properti.

Tidak heran kekayaan yang dimiliki Bupati Aep juga bernilai fantastis hingga mencapai ratusan miliar.

Hingga disebut kekayaannya 30 lipat lebih besar dibandingkan total kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Diketahui Gubernur Dedi Mulyadi memiliki total kekayaan mencapai Rp12.815.243.199.

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan oleh Aep Syaepuloh tanggal 26 Maret 2024, tercatat total kekayaannya mencapai Rp395.915.101.235.

Dengan rincian, sebagai berikut:

1. Kepemilikan aset 217 tanah dan bangunan yang tersebar di wilayah Subang, Karawang, dan Purwakarta dengan total Rp328.164.957.000

2. Kepemilikan Alat Transportasi dan Mesin senilai total Rp6.432.903.873

– Motor Harley Davidson FLHX Tahun 2010, senilai Rp100.000.000

– Mobil Hummer H3 Tahun 2011 senilai Rp350.000.000

– Mobil Toyota Innova 2.0 Q A/T Tahun 2016 senilai Rp190.000.000

– Mobil Mini Cooper S Convertible A/T Tahun 2017 senilai Rp425.000.000

– Mobil Toyota Alphard 2.5 G AT/Micro Minibus Tahun
2018 senilai Rp475.000.000

– Mobil Toyota Lcruiser 200vxr 4X4AT/Jeep S.C HDTP
Tahun 2018 senilai Rp1.050.000.000

– Mobil Porsche 911 Carrera S ..OL/Sedan Tahun 2018,
senilai Rp1.290.000.000

– Mobil Lexus ES300H Ultaluxuryat/Sedan Tahun 2020 senilai Rp700.000.000

– MOBIL Mercedes Benz GLE 400 A/T W166 Tahun 2018 senilai Rp650.000.000

– Mobil Hyundai Palisade 2.2 LX2CRDI2WDA/T Tahun 2021 senai Rp540.000.000

– Mobil Hyundai IONIQ 5 EV GIGNATURE EX (4X2)A/T/
Minibus Listrik Tahun 2023 senilai Rp662.903.873

3. Harta Bergerak Lainnya: Rp7.000.000.000

4. Surat Berharga: Rp10.970.000.000

5. Kas dan Setara Kas: Rp24.223.765.706

6. Harta Lainnya: Rp19.123.474.656

7. Hutang: –