Pansel Umumkan 3 Calon Sekda Purwakarta, Sri Jaya Midan dan Agung Darwis Kandidat Terkuat

KabarSunda.com- Persaingan menuju kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Purwakarta memasuki babak paling menentukan.

Panitia Seleksi (Pansel) akhirnya merilis tiga nama dengan nilai tertinggi, dan dua figur senior langsung mengemuka sebagai kandidat terkuat.

Pengumuman itu disampaikan melalui surat resmi Nomor 07/PANSEL-JPT/KAB-PWK/2025 yang diunggah di laman BKPSDM Purwakarta pada Sabtu, 15 November 2025.

Tiga nama yang lolos sebagai peserta unggulan adalah Sri Jaya Midan, Agung Darwis Suriaatmadja, dan Dani Abdurahman.

Ketiganya merupakan pejabat berpengalaman yang sudah malang melintang di lingkungan Pemkab Purwakarta.

Dari sisi perolehan nilai, Sri Jaya Midan berada jauh di depan dengan nilai akhir 81,66.

Ia disusul Agung Darwis dengan 74,99, dan Dani Abdurahman dengan 72,97.

Selisih nilai ini membuat publik menilai persaingan sebenarnya mengerucut pada dua nama teratas.

Jika melihat data detail penilaian sebelumnya, posisi Sri Jaya Midan memang sangat konsisten.

Pada uji gagasan tertulis, ia meraih nilai 87,08 dan menempati peringkat pertama.

Begitu pula pada tes wawancara, ia kembali mengunci posisi teratas dengan nilai 86,80.

Di sisi lain, Agung Darwis juga tampil stabil dengan nilai 81,20 pada gagasan tertulis dan 81,03 pada wawancara.

Performanya menempatkan ia sebagai pesaing paling serius untuk posisi Sekda.

Proses seleksi ini dilakukan setelah jabatan Sekda definitif kosong pasca Norman Nugraha dipromosikan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sementara itu, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binjen menunjuk pejabat pelaksana tugas (Plt) Sekda sambil menunggu penetapan definitif.

Kini, keputusan ada sepenuhnya di tangan Bupati.

Berdasarkan regulasi, kepala daerah harus memilih satu dari tiga nama yang telah diserahkan Pansel.

Publik menilai, siapapun yang dipilih Bupati, ia akan memegang peran strategis sebagai motor penggerak birokrasi Purwakarta dalam lima tahun ke depan.

Keputusan ini dinantikan banyak pihak, mulai dari internal ASN hingga masyarakat luas yang berharap hadirnya Sekda yang kuat, profesional, dan mampu menjaga stabilitas pemerintahan.