Budaya Bersih Jadi Gerakan Bersama, Kelurahan Duren Seribu Konsisten Gelar Aksi Kebersihan Rutin

Lurah Duren Seribu, Ahmad Sabani. (Foto : Diskominfo Depok)

KabarSunda.com- Keberhasilan Kelurahan Duren Seribu (Duser) meraih predikat kantor kelurahan terbersih se-Kota Depok tidak diraih secara instan.

Di balik capaian tersebut, terdapat komitmen dan gerakan kebersihan yang dilakukan secara konsisten bersama masyarakat.

Lurah Duren Seribu, Ahmad Sabani mengatakan, pihaknya rutin menggelar kegiatan kebersihan setiap pekan, baik di lingkungan kantor maupun wilayah permukiman warga. Program tersebut menjadi salah satu upaya membangun budaya hidup bersih di tengah masyarakat.

“Kalau hari Selasa itu kita fokus membersihkan lingkungan kantor. Kemudian hari Kamis, kegiatan kebersihan dilakukan di luar kantor atau lingkungan masyarakat,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, Senin (18/05/26).

Ia menjelaskan, kegiatan kebersihan lingkungan dilakukan secara bergilir di setiap wilayah RW agar seluruh kawasan di Duren Seribu tetap terjaga kebersihannya.

“Untuk kegiatan hari Kamis kita lakukan bergilir. Misalnya minggu ini di RW 01, minggu depan di RW 02, lalu berikutnya di RW 03 dan seterusnya. Jadi kita bergerak bersama-sama,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat mulai dari RT, RW, Karang Taruna, TP PKK hingga komunitas Kampung Kandang Bersatu. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kekuatan utama dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman.

“Alhamdulillah jalanan protokol di Duser sekarang selalu terlihat rapi dan bersih karena memang kegiatan kebersihan ini dilakukan rutin dan berkelanjutan,” tambahnya.

Ahmad Sabani menilai budaya hidup bersih harus dimulai dari lingkungan pemerintahan terlebih dahulu sebelum mengajak masyarakat ikut terlibat.

“Untuk mendorong budaya hidup bersih itu harus dimulai dari dalam dulu, dari kantor. Setelah itu baru kita ajak masyarakat. Memang tidak mudah mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan atau membiasakan memilah sampah, tapi itu menjadi tantangan yang harus terus kita lakukan,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan, sejak dirinya dilantik sebagai Lurah pada 26 Mei 2025, kebersihan menjadi salah satu program prioritas dalam 100 hari kerja pertamanya.

“Saya langsung membuat program 100 hari kerja, targetnya Duren Seribu harus menjadi kelurahan terbersih. Alhamdulillah pada tiga bulan pertama ada lomba kebersihan dari DLHK dan kita berhasil meraih juara tiga tingkat Kota Depok,” ungkapnya.

Setelah hampir satu tahun menjalankan program tersebut, Kelurahan Duren Seribu kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan sebagai kantor kelurahan terbersih se-Kota Depok.

“Ini menjadi capaian bersama, hasil kolaborasi dan sinergi seluruh elemen masyarakat Duren Seribu. Ketika kita sungguh-sungguh punya cita-cita dan ikhtiarnya juga serius, alhamdulillah hasilnya bisa dirasakan bersama,” jelasnya.

Baginya, penghargaan tersebut menjadi hadiah istimewa menjelang satu tahun masa kepemimpinannya di Kelurahan Duren Seribu sekaligus kado untuk HUT ke-27 Kota Depok.

“Penghargaan ini saya anggap sebagai kado ulang tahun Kota Depok ke-27 sekaligus hadiah bagi kami di Kelurahan Duren Seribu. Alhamdulillah, dalam satu tahun perjalanan ini kami kembali mendapat apresiasi sebagai kantor terbersih se-Kota Depok,” pungkasnya.