KabarSunda.com- Pelaksanaan Sensus Ekonomi tahun 2026 di Kota Depok telah berlangsung. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok Agus Marzuki mengajak semua pelaku usaha, mulai dari usaha mikro hingga perusahaan besar, untuk mendukung pendataan, sehingga dapat menghasilkan data ekonomi yang berkualitas.
Sensus Ekonomi tahun 2026 merupakan pendataan menyeluruh terhadap seluruh aktivitas usaha di Kota Depok.
Data yang diperoleh nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.
“Kami ingin memperoleh gambaran utuh mengenai kondisi dan struktur ekonomi di Kota Depok. Karena itu, partisipasi aktif dari seluruh pelaku usaha sangat kami harapkan,” ungkapnya kepada berita.depok.go.id, Senin (18/05/26).
Agus menjelaskan, pelaksanaan Sensus Ekonomi dilakukan melalui beberapa metode pendataan. Mulai dari pengisian mandiri, pendataan melalui email, pengisian bersama atau Ngibar, hingga pendataan langsung (door to door) oleh petugas sensus.
Untuk pendataan lapangan secara door to door, lanjutnya, dijadwalkan mulai berlangsung pada 15 Juni 2026. Sementara keseluruhan pendataan usaha berlangsung sejak 1 Mei hingga 31 Agustus 2026.
Dalam hal ini, Agus mengimbau kepada seluruh pelaku usaha di Kota Depok agar dapat menerima petugas sensus dan memberikan data yang benar serta jujur.
“Mari sama-sama kita sukseskan Sensus Ekonomi tahun 2026. Tentunya dengan memberikan data yang akurat demi mendukung pembangunan Kota Depok yang lebih maju,” tutupnya.











