Jawa Barat Siapkan 700 Desa Wisata sebagai Motor Pertumbuhan Ekonomi Baru

KabarSunda.com- Jawa Barat tengah memegang peluang emas melalui pengembangan desa wisata yang mencapai hampir 700 destinasi.

Desa-desa ini bukan hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan budaya yang autentik, menjadikannya magnet bagi wisatawan yang ingin melepas penat dari kehidupan modern yang serba cepat.

Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Jawa Barat menilai desa wisata dapat menjadi motor penggerak ekonomi pariwisata jika budaya lokal tetap dijaga dengan baik.

Koko Koswara, Sekretaris DPD GIPI Jawa Barat, menekankan bahwa keaslian dan kesederhanaan desa wisata justru yang menjadi magnet utama, terutama bagi masyarakat kelas menengah ke atas yang mencari pengalaman berbeda dan kedekatan dengan alam.

Bank Indonesia juga aktif mendukung kebangkitan desa wisata dengan memberikan pendampingan bisnis, transfer pengalaman, dan pembiayaan UMKM.

Lewat program ini, desa wisata diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan dan daya saing, sehingga pengunjung tidak hanya datang sekali, tapi kembali lagi serta merekomendasikan kepada lainnya.

Data menunjukkan bahwa pergerakan wisatawan ke Jawa Barat pada periode awal 2025 mencapai 158 juta pergerakan, melampaui tahun-tahun sebelumnya.

Hal ini membuka peluang besar agar desa wisata tidak hanya menjadi destinasi alternatif, tapi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang menyerap lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat lokal.

Dengan dukungan kolaboratif dari pemerintah, industri pariwisata, dan masyarakat desa, desa wisata berpotensi menjadi sumber ekonomi baru yang berkelanjutan di Jawa Barat.

Kunci keberhasilan terletak pada kemampuan menjaga kearifan lokal dan menawarkan pengalaman autentik yang unik.