KabarSunda.com- Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), memberikan apresiasi tinggi kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) atas penanganan profesional dalam merespons kontroversi publik yang melibatkan salah satu karyawannya, Argi Budiansyah.
Apresiasi ini disampaikan setelah dua individu yang menjadi sumber masalah, Alvin Harris dan Anita Dewi, menyampaikan permintaan maaf terbuka atas tindakan mereka.
Kang Dedi Mulyadi menyoroti komitmen PT KAI dalam menjaga kualitas layanan pelanggan. “Kita melihat bahwa PT KAI ini sangat profesional dalam menangani berbagai masalah,” ucap KDM.
“Dia sangat mengutamakan layanan terhadap para pelanggannya dan para penumpangnya,” puji Gubernur.
Lebih lanjut, menyusul adanya permintaan maaf terbuka dari pihak pelaku yang secara implisit memulihkan duduk perkara, Kang Dedi Mulyadi mengusulkan agar PT KAI mempertimbangkan pemulihan nama baik karyawan yang sebelumnya terdampak oleh kasus ini.
Menurutnya, usulan ini bertujuan untuk memastikan keadilan bagi karyawan yang mungkin sempat dirugikan reputasinya akibat kehebohan di media sosial.
“Kayaknya karyawannya boleh dong dipekerjakan kembali dan namanya sudah terehabilitasi dengan pernyataan orang yang merasa dirugikan saat ini,” pintanya.
Kang Dedi Mulyadi menutup pernyataannya dengan menyerukan pentingnya menjaga profesionalisme, empati, dan tenggang rasa dalam bermasyarakat, sebagai kunci untuk mencegah terulang kembali konflik serupa di ruang publik, terutama pada platform digital.











