Ini Penyebab Longsor Cisarua KBB yang Tewaskan 8 Orang, Puluhan Hilang

KabarSunda.com Pemprov Jawa Barat mengungkap dugaan sementara penyebab terjadinya longsor di lereng Gunung Burangrang, Desa Pasirlayung, Kecamatan Cisaruan, Kabupaten Bandung Barat.

Akibat bencana tersebut, 8 orang meninggal dunia, sementara sebanyak 82 warga diduga masih tertimbun.

Sekda Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, hasil pengamatan awal di lapangan menunjukkan adanya alih fungsi lahan dari kawasan hutan atau kebun dengan tanaman keras menjadi kebun sayuran atau palawija.

“Kawasan ini dulunya lahan dengan tanaman keras, tapi sekarang sebagian besar menjadi kebun palawija,” kata Herman saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu, 24 Januari 2026.

“Saat hujan deras turun, ditambah adanya aliran air, meskipun kecil, kemungkinan terjadi bendung alam dari batu dan kayu yang kemudian jebol,” lanjutnya.

Menurutnya, kondisi tersebut diduga memicu banjir bandang yang disertai longsor, meski penyebab pastinya masih memerlukan kajian lebih lanjut dari para ahli.

“Ini dugaan sementara berdasarkan kondisi lapangan. Tentu nanti akan ada pendalaman lebih lanjut oleh tim ahli,” ujarnya.

Sementara itu, Herman menuturkan total korban terdampak sebanyak 23 orang berhasil selamat dan telah dievakuasi ke tenda darurat yang disiapkan pemerintah.

“Dari 113 warga yang tertimpa longsor, 23 selamat dan sudah kita amankan. Kemudian ada 8 orang ditemukan meninggal dunia, dan 82 lainnya masih dalam proses pencarian,” jelasnya.

Herman menambahkan, proses pencarian korban saat ini dikoordinasikan langsung oleh Bupati Kabupaten Bandung Barat dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, BPBD, dan Basarnas.

Pemerintah memastikan penanganan korban selamat menjadi prioritas utama sembari menunggu kondisi cuaca dan medan yang lebih aman untuk melanjutkan proses evakuasi.